BerandaDPRD BalanganBWS Kalimantan III Normalisasi...

BWS Kalimantan III Normalisasi Sungai, DPRD Balangan Optimistis Persoalan Banjir dan Kekeringan Teratasi

Terbaru

Paringin – Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III memastikan akan mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan banjir dan kekeringan di Kabupaten Balangan melalui evaluasi menyeluruh daerah aliran sungai (DAS) serta normalisasi sungai dengan pembersihan sedimentasi.

Komitmen tersebut disampaikan saat peninjauan ke Bendung Pitap, Sabtu (4/7/2026), yang dipimpin Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BWS Kalimantan III, Sandi Erryanto, didampingi Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Balangan, Saiful Arif. Turut hadir jajaran BWS Kalimantan III, anggota DPRD Balangan, tokoh masyarakat, dan perwakilan petani.

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut atas aspirasi masyarakat menyusul banjir besar yang terjadi pada 2025 serta persoalan kekeringan yang belakangan memengaruhi sektor pertanian. Warga berharap pemerintah dapat menghadirkan solusi menyeluruh, termasuk menuntaskan berbagai persoalan yang berkaitan dengan sistem irigasi Bendung Pitap.

Wakil Ketua II DPRD Balangan, Saiful Arif, menyambut positif langkah cepat BWS Kalimantan III yang turun langsung meninjau kondisi lapangan. Menurutnya, kehadiran pemerintah pusat menjadi bukti keseriusan dalam mencari solusi atas persoalan yang telah lama dirasakan masyarakat.

“Kami mengapresiasi respons cepat BWS Kalimantan III. Harapannya, hasil peninjauan ini segera diwujudkan dalam langkah nyata sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya, baik untuk mengurangi risiko banjir maupun mengatasi kekeringan,” ujar Saiful.

Sementara itu, Plt. Kepala BWS Kalimantan III, Sandi Erryanto, menjelaskan pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi DAS, mulai dari kawasan hulu hingga hilir. Kajian tersebut bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi penyebab banjir dan kekeringan agar penanganannya lebih tepat sasaran.

Selain evaluasi, BWS Kalimantan III juga segera menurunkan alat berat untuk melakukan normalisasi sungai melalui pembersihan sedimentasi yang selama ini dinilai menghambat aliran air dan mengurangi efektivitas jaringan irigasi.

“Kami akan mengevaluasi kondisi sungai dari hulu hingga hilir agar penyebab permasalahan dapat dipetakan secara menyeluruh. Dalam waktu dekat alat berat akan kami kerahkan untuk membersihkan sedimentasi sehingga aliran air kembali lancar. Kami juga berharap sinergi bersama DPRD Balangan terus terjalin agar penanganan berjalan lebih cepat dan maksimal,” kata Sandi.

Rencana tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Mereka berharap normalisasi sungai dapat mengurangi potensi banjir saat musim hujan sekaligus menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian pada musim kemarau.

Sebagai tindak lanjut, BWS Kalimantan III bersama DPRD Kabupaten Balangan berkomitmen memperkuat koordinasi dalam menyusun langkah penanganan jangka panjang di kawasan Bendung Pitap. Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan sistem pengelolaan sumber daya air yang lebih optimal serta mendukung keberlanjutan sektor pertanian di Kabupaten Balangan.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka