Banjarmasin – Proses Pemilihan Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Periode 2026–2030 memasuki babak baru. Panitia Pemilihan Rektor resmi mengundi dan menetapkan nomor urut empat bakal calon rektor yang akan melanjutkan ke tahapan berikutnya dalam kontestasi pemilihan pimpinan perguruan tinggi terbesar di Kalimantan Selatan tersebut.
Pengundian nomor urut berlangsung di Sekretariat Panitia Pemilihan Rektor ULM, Jumat (17/7), disaksikan oleh para bakal calon maupun perwakilan yang telah memperoleh surat kuasa resmi.
Empat bakal calon yang telah dinyatakan lolos verifikasi administrasi sebelumnya mengikuti proses pengundian secara terbuka. Hasilnya, Prof. Ir. Muthia Elma, S.T., M.Sc., Ph.D. memperoleh nomor urut 1, disusul Dr. Iwan Aflanie, dr., M.Kes., Sp.F., S.H. dengan nomor urut 2, Prof. Dr. Ahmad, S.E., M.Si. nomor urut 3, dan Dr. Rusmansyah, M.Pd. mendapat nomor urut 4.
Dalam pelaksanaan pengundian, Dr. Rusmansyah hadir secara langsung. Sementara tiga bakal calon lainnya diwakili oleh kuasa masing-masing, yakni Dr. Fahrianoor, S.IP., M.Si. mewakili Dr. Iwan Aflanie, Dr. Ir. Arief Rahmad Maulana Akbar, M.Si., IPU. mewakili Prof. Dr. Ahmad, serta Dr. Dadang Abdullah, S.H., M.H. mewakili Prof. Ir. Muthia Elma.
Ketua Panitia Pemilihan Rektor ULM, Prof. Dr. Ifrani, S.H., M.H., menegaskan bahwa pengundian nomor urut merupakan bagian dari tahapan resmi yang telah dijadwalkan dalam proses Pemilihan Rektor ULM Periode 2026–2030.
Ia memastikan seluruh proses berjalan sesuai regulasi dengan mengedepankan prinsip transparansi, objektivitas, dan akuntabilitas.
“Dengan ditetapkannya nomor urut, para bakal calon akan mengikuti tahapan selanjutnya sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia,” kata Ifrani.
Penetapan nomor urut menjadi penanda dimulainya fase lanjutan dalam proses pemilihan rektor. Selanjutnya, keempat bakal calon akan mengikuti rangkaian tahapan yang menjadi dasar penentuan calon rektor sebelum memasuki proses pemilihan sesuai mekanisme yang berlaku di Universitas Lambung Mangkurat.
Panitia berharap seluruh tahapan Pemilihan Rektor ULM Periode 2026–2030 berlangsung lancar, profesional, dan menjunjung tinggi tata kelola perguruan tinggi yang baik sehingga menghasilkan pemimpin yang mampu memperkuat daya saing serta membawa ULM terus berkembang sebagai perguruan tinggi unggul.
