Ibu Kota Nusantara – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan mengirimkan dua mahasiswa terbaik untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Bersama Kalimantan Universities Consortium (KUC)–Borneo Studies Network (BSN) Tahun 2026.
Kegiatan pelepasan peserta berlangsung di Auditorium Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Sabtu (11/7), dan secara resmi dilepas oleh Kepala Otorita IKN.
KKN Bersama KUC–BSN 2026 diikuti oleh 34 mahasiswa dan 7 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dari tujuh perguruan tinggi anggota KUC, yakni Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Universitas Mulawarman (Unmul), Universitas Borneo Tarakan (UBT), Institut Teknologi Kalimantan (ITK), Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Samarinda, Universitas Balikpapan (UNIBA), dan Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta).
ULM mengutus M. Yusuf dari Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPIK) serta Muhammad Rizqi Aulia Ramadhan dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA). Keduanya didampingi Ira Pusphita Sari, S.Kel., M.Kel., Wakil Dekan FPIK ULM, yang bertugas sebagai Dosen Pembimbing Lapangan.
Sebelum seremoni pelepasan, para pimpinan perguruan tinggi anggota KUC menggelar pertemuan bersama Kepala Otorita IKN, didampingi Sekretaris OIKN dan salah satu deputi. Pertemuan tersebut membahas peran strategis perguruan tinggi di Kalimantan dalam mendukung pembangunan IKN melalui pendidikan, riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
Pada acara pelepasan, mahasiswa ULM M. Yusuf mendapat kehormatan menerima bendera pataka KKN KUC–BSN dari Ketua KUC sebagai simbol dimulainya pelaksanaan program.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan serah terima kepemimpinan KUC dari Rektor Universitas Balikpapan selaku Ketua periode 2024–2026 kepada Rektor Universitas Borneo Tarakan sebagai Ketua KUC periode 2026–2028.
KKN Bersama KUC–BSN 2026 merupakan kolaborasi antara perguruan tinggi anggota KUC dengan Borneo Studies Network (BSN), LLDIKTI Wilayah XI, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Badan Standardisasi Nasional (BSN), serta Otorita IKN. Program ini menjadi implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, dalam mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara.
Salah satu program unggulan tahun ini adalah living lab, yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk terlibat langsung dalam lingkungan kerja Otorita IKN. Peserta ditempatkan di berbagai kedeputian sesuai bidang keilmuan masing-masing, kemudian ditugaskan pada direktorat yang relevan dengan program studi mereka.
Selama menjalankan KKN, mahasiswa tinggal di tower hunian pekerja, sementara para dosen pembimbing menempati tower ASN, sehingga peserta dapat merasakan langsung dinamika kawasan inti IKN.
Selain pelepasan peserta, kegiatan juga dirangkai dengan Sarasehan KUC–BSN yang menghadirkan para rektor perguruan tinggi anggota konsorsium. ULM diwakili oleh Wakil Rektor IV Dr. Ir. Yusuf Azis, M.Sc. serta Guru Besar ULM Prof. Sutarto Hadi, M.Si., M.Sc.
Forum tersebut menjadi wadah berbagi praktik baik, memperkuat jejaring akademik, serta merumuskan kolaborasi antarkampus dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Kalimantan dan Ibu Kota Nusantara.
Keikutsertaan ULM dalam KKN Bersama KUC–BSN 2026 semakin menegaskan peran aktif universitas dalam mendukung pengembangan IKN sekaligus memberikan pengalaman belajar lintas kampus, lintas disiplin ilmu, dan lintas daerah bagi mahasiswanya.

