JAKARTA – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kembali memperkuat eksistensinya di tingkat nasional. Rektor ULM, Prof. Dr. Ahmad, S.E., M.Si., resmi dipercaya memimpin Kelompok Kerja (Pokja) Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Moneter pada Forum Rektor Indonesia (FRI) Periode 2025–2026.
Pengukuhan kepengurusan FRI berlangsung di Hall Lantai 2 Gedung D Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Jakarta, Senin (6/7/2026), dan dipimpin langsung oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, Ph.D.
Tak hanya itu, ULM juga menempatkan tokoh akademiknya dalam jajaran strategis FRI. Guru Besar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan ULM sekaligus Rektor ULM periode 2014–2022, Prof. Dr. H. Sutarto Hadi, M.Si., M.Sc., dikukuhkan sebagai salah satu Ketua Dewan Pertimbangan FRI.
Kepercayaan yang diberikan kepada dua akademisi ULM tersebut menjadi bukti pengakuan terhadap kontribusi kampus berjuluk Campus of Wetlands dalam pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia.
Sebagai Ketua Pokja Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Moneter, Prof. Ahmad menilai amanah tersebut menjadi peluang bagi perguruan tinggi untuk memberikan kontribusi nyata dalam penyusunan kebijakan ekonomi nasional berbasis ilmu pengetahuan dan hasil riset.
“Alhamdulillah, ini merupakan amanah sekaligus kehormatan, bukan hanya bagi saya pribadi, tetapi juga bagi seluruh sivitas akademika ULM. Melalui Pokja Ekonomi, Keuangan, dan Moneter, kami ingin mendorong agar pemikiran perguruan tinggi dapat memberi warna dalam kebijakan ekonomi nasional, termasuk memperkuat ekonomi daerah dan hilirisasi riset yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Pengukuhan pengurus FRI juga dirangkaikan dengan Dialog Nasional bertema Relevansi Pendidikan Tinggi sebagai Pusat Unggulan Inovasi: Memperkuat Sinergi Akademisi, Industri, dan Pemerintah. Forum tersebut menghadirkan Mendiktisaintek Prof. Brian Yuliarto sebagai narasumber utama bersama para rektor dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Dalam diskusi tersebut, para peserta menegaskan pentingnya memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, dunia industri, dan pemerintah guna menjadikan kampus sebagai pusat inovasi yang mampu menjawab tantangan pembangunan nasional.
Sementara itu, Ketua Forum Rektor Indonesia Periode 2025–2026, Prof. Dr. Garuda Wiko, S.H., M.Si., menyampaikan bahwa kepengurusan baru FRI diharapkan semakin memperkuat posisi forum sebagai mitra strategis pemerintah dalam merumuskan kebijakan di bidang pendidikan tinggi, riset, dan inovasi.
Dengan keterlibatan aktif dalam kepengurusan Forum Rektor Indonesia, ULM diharapkan semakin berperan dalam proses perumusan kebijakan nasional sekaligus memperkuat reputasinya sebagai perguruan tinggi unggul yang berdaya saing dan memiliki kekhasan dalam pengembangan ilmu pengetahuan di lingkungan lahan basah.

