BerandaUmumRamai diperbincangkan soal dugaan...

Ramai diperbincangkan soal dugaan penipuan vendor pesta pernikahan di Banjarbaru, terduga pelaku diminta itikat baik.

Terbaru

Moment pernikahan merupakan kegiatan sakral bagi pasangan dua insan yang ingin menjadi sebuah keluarga, dengan doa dan harapan sakinah mawadah warahmah dari orang tua sanak saudara hingga para kerabat.

Akan tetapi bagaimana tidak, kalau pesta pernikahan yang sudah dipersiapkan jauh-jauh hari sampai mengeluarkan budget tidak sedikit, lewat jasa vendor, dengan harapan acara akan penuh tangis haru dan bahagia, tau-taunya tidak sesuai dengan harapan

Salah satu akun threads @auliaseptianurad_ mengungkap dugaan penipuan vendor pesta perkawinan, kerugian mencapai belasan juta rupiah.

Hal itu pun membuat dugaan kuat, penipu berinisial A diduga membiayai kebutuhan pacarnya.

“Minta duit tarus tu pang, macam macam alasannya. Handak belanja gasan dekorasi jar, ma penipu-penipu. Buhan dekorasi aslinya ja kd dibayarinya seperak pun. Nda bayar puluhan juta, dekorasi buruk lalu. Dipesannya seadanya jar😂😂 pakai yang ada aja jarrr uwawww, Kemana habisnya tadi 10 jt tuuuuch? Membari pacar nywa THR kahhh,” kutip @auliaseptianurad_ di akun threads (21/06/2026).

Dalam postingannya ia juga menampilkan bukti-bukti dari korban lainnya yang juga mengaku ditipu dan mengalami kerugian mulai dari jutaan, belasan hingga puluhan juta rupiah.

Salah satu jasa dekorasi ternama di Kalimantan Selatan Luna Art Decoration mengungkapkan, terduga pelaku perinisial A tersebut menjual Venue Wedding di Cevin Cafe yang sekarang diketahui sudah tutup.

Kala itu, A yang juga merupakan manager Cevin Cafe, menawarkan kerjasama untuk mengisi bagian dekor untuk event pernikahan.

Namun, saat diminta untuk membayar jasa dekor, A sulit dihubungi dengan alasan bermacam-macam.

“Kami sudah berusaha menghubungi dia, namun sampai saat ini tidak ada kejelasan, bahkan klien lain yang satu profesi juga mengeluhkan hal yang sama, Jum’at (24/07/2026).

Sampai hari ini, pihaknya masih berusaha untuk menghubungi si A untuk meminta pertanggungjawaban dan pengembalian uang, tetapi tidak ada respon.

“Kami berharap dengan yang bersangkutan beritikad baik untuk menyelesaikan permasalahan ini, agar tidak berkepanjangan dan jangan sampai ada korban lainnya,” harapnya.

Modusnya A menghubungi beberapa vendor untuk menawarkan berbagai jasa wedding seperti dekor, catering, WO, photografer, MUA dan juga costum pengantin atau gaun.

Saat dilakukan penagihan oleh pihak vendor, A sulit dihubungi dan tidak kunjung melakukan pelunasan, sedangkan acara wedding sudah dilaksakanan dan klien pun sudah membayar lunas kepada A walau tidak sesuai dengan harapan.

Sampai berita ini diterbitkan, terduga pelaku A saat dihubungi masih belum memberikan tanggapan atas keresahan yang dialami oleh kliennya.

Hal ini menjadi pengingat kepada para vendor dan calon pengantin agar lebih berhati-hati.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka