KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas menghadiri pembukaan sekaligus memberikan arahan pada kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan XXVIII Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Kuala Kapuas Tahun Akademik 2026/2027 di Auditorium STAI Kuala Kapuas, Selasa (28/7/2026).
Mengusung tema “Pemberdayaan Desa dan Penguatan Pendidikan Islam Berkelanjutan Berlandaskan Falsafah Huma Betang”, program KKN tahun ini diikuti 139 mahasiswa yang akan diterjunkan ke 20 desa dan kelurahan di Kabupaten Kapuas sebagai bagian dari implementasi pengabdian kepada masyarakat.
Sebanyak 139 peserta tersebut terdiri atas 53 mahasiswa laki-laki dan 86 mahasiswa perempuan. Mereka akan melaksanakan KKN di dua desa di Kecamatan Kapuas Hilir, tujuh desa di Kecamatan Pulau Petak, serta 11 desa di Kecamatan Kapuas Murung.
Ketua STAI Kuala Kapuas, H. Ushansyah, mengatakan seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti bimbingan teknis sebagai bekal sebelum terjun ke lapangan. Materi yang diberikan mencakup etika bermasyarakat, kepemimpinan, komunikasi, administrasi, penyusunan program kerja, hingga keterampilan pendukung lainnya.
Ia berharap para mahasiswa mampu menjadi duta kampus yang menjaga nama baik almamater, berakhlak mulia, disiplin, serta mampu membangun sinergi dengan pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Kapuas mengapresiasi STAI Kuala Kapuas yang secara konsisten menyelenggarakan program KKN sebagai wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, mahasiswa saat ini dituntut tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, jiwa kepemimpinan, kemampuan berkomunikasi, serta kepekaan terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.
“KKN merupakan kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari masyarakat sekaligus mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah. Dari pengalaman tersebut, mahasiswa diharapkan mampu memberikan solusi, membangun komunikasi yang harmonis, dan menjadi agen perubahan di tengah masyarakat,” ujar Bupati.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta KKN agar selalu menjaga nama baik almamater, keluarga, dan daerah dengan menjunjung tinggi sikap santun, jujur, disiplin, serta penuh tanggung jawab selama menjalankan pengabdian di lokasi penempatan.
Di akhir sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada pimpinan STAI Kuala Kapuas, para dosen pembimbing, dan seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan KKN. Ia berharap kegiatan tersebut mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan Pemerintah Kabupaten Kapuas dalam mendukung pembangunan daerah yang berkualitas dan berkelanjutan.
