BANJAR – Kabar baik bagi pelanggan PTAM Intan Banjar. Perbaikan kebocoran pipa transmisi air baku di kawasan Sei Landas, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, mulai memasuki tahap uji coba dengan mengalirkan air berdebit 200 liter per detik (LPS).
Setelah beberapa hari dilakukan perbaikan, Balai Pengelolaan Air Minum (BPAM) Banjarbakula mulai menguji aliran air untuk memastikan pipa transmisi dapat kembali berfungsi dan tidak mengalami kendala lanjutan.
Kasubag Hukum dan Humas PTAM Intan Banjar, Mahyuni, mengatakan pengujian tersebut merupakan bagian dari tahapan pemulihan setelah kebocoran pipa yang sempat mengganggu pasokan air baku.
“Mudahan tidak ada kendala lagi,” ujarnya.
Sebelumnya, PTAM Intan Banjar bersama BPAM Banjarbakula telah melakukan langkah mitigasi untuk menjaga ketersediaan air bersih bagi pelanggan. Salah satunya dengan memanfaatkan air baku dari jaringan Irigasi Riam Kanan sebagai sumber alternatif selama proses perbaikan berlangsung.
Kini, setelah perbaikan memasuki tahap pengujian, pemulihan distribusi air bersih menjadi perhatian berikutnya.
Mahyuni menjelaskan, distribusi air kepada pelanggan akan kembali dilakukan secara bertahap setelah proses perbaikan dan pengujian pipa transmisi selesai.
“Langsung aja secara bertahap,” katanya.
Pemulihan secara bertahap dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi jaringan perpipaan agar aliran air dapat kembali menjangkau pelanggan secara optimal.
PTAM Intan Banjar berharap proses pengujian berjalan lancar sehingga pasokan air bersih kepada pelanggan dapat segera pulih. Meski demikian, kelancaran pengujian pipa menjadi faktor penting sebelum distribusi kembali berjalan secara bertahap.



