Banjir Rendam Jalan Veteran Martapura, Air Mengganggu Pengguna Jalan dan Warga Sekitar
HABARKALIMANTAN – MARTAPURA – Genangan air merendam kawasan Jalan Veteran, Kelurahan Cindai Alus, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, pada Rabu (7/1/2026). Kondisi ini tidak hanya menghambat arus lalu lintas, tetapi juga meresahkan warga yang bermukim di pinggir jalan serta membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, banjir menggenangi ruas jalan mulai dari depan Bengkel Spesial Kabel H. Bani bin Juhri hingga melewai jembatan Breman. Banyak pengendara roda dua terpaksa mendorong kendaraan mereka yang mogok akibat nekat menerobos genangan air.
Tak hanya ancaman mesin mati, risiko kecelakaan juga menghantui para pelintas. Salah seorang pengendara motor, Fajar, mengaku sempat panik saat melintasi kawasan tersebut. Ia nyaris terjatuh karena lubang jalan yang tertutup air keruh tidak terlihat.
”Karena air keruh, jalanan terlihat rata dan aman untuk dilintasi. Kemarin saya tidak mengira ternyata ada lubang cukup dalam, jadi motor sempat terperosok saat lewat,” tutur Fajar.
Sementara itu, salah satu warga setempat, Rizki, mengungkapkan bahwa air sudah menggenangi kawasan tersebut sejak Sabtu (27/12/2025), tepatnya sebelum pelaksanaan haul. Menurutnya, ketinggian air sangat bergantung pada intensitas curah hujan dalam beberapa hari terakhir.
”Banjir di sini sudah terjadi dari Sabtu sebelum haul kemarin. Kondisinya pasang surut. Kalau tidak ada hujan dalam dua hari, biasanya baru benar-benar surut,” ujar Rizki.
Selain masalah kendaraan mogok dan jalan licin, warga sekitar berinisiatif memasang barikade di titik-titik tertentu. Hal ini dilakukan bukan untuk menutup akses jalan, melainkan sebagai peringatan agar pengendara mengurangi laju kecepatan.
Rizki menjelaskan, laju kendaraan—terutama mobil—kerap menimbulkan gelombang air yang cukup kuat. Gelombang tersebut sering kali masuk ke area hunian dan membuat warga kesal.
”Ada warga yang memasang barikade agar pengendara tidak mengebut saat melewati banjir. Soalnya, setiap kali ada yang mengebut seperti mobil, ombak airnya masuk sampai ke teras rumah,” pungkasnya.
Warga dan pengguna jalan berharap intensitas hujan segera berkurang dan ada penanganan serius dari pihak terkait agar aktivitas di kawasan Jalan Veteran dapat kembali normal.

