BerandaHabar BanjarBentuk Agen Perubahan, SMPN...

Bentuk Agen Perubahan, SMPN 2 Martapura Timur Edukasi Siswa Bahaya Korupsi dan Nilai Integritas

Terbaru

Bentuk Agen Perubahan, SMPN 2 Martapura Timur Edukasi Siswa Bahaya Korupsi dan Nilai Integritas

​MARTAPURA TIMUR – Sebagai langkah nyata dalam penguatan karakter siswa, SMPN 2 Martapura Timur menggelar agenda Sosialisasi Pendidikan Antikorupsi dan 9 Nilai Integritas pada Selasa (14/7/2026).

Menggandeng pihak Inspektorat selaku pemateri, kegiatan ini dirancang khusus untuk menanamkan pondasi kejujuran dan tanggung jawab sejak dini kepada seluruh peserta didik.

​Acara ini dibuka langsung oleh Kepala SMPN 2 Martapura Timur, Maya Marlina Febriyanthi, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa pemahaman antikorupsi adalah investasi moral yang sangat berharga untuk mencetak generasi muda yang memiliki etika dan kepedulian sosial. Menurutnya, implementasi nilai-nilai baik ini tidak boleh terbatas di sekolah saja, melainkan harus dibiasakan hingga ke lingkungan rumah.

​Perwakilan dari Inspektorat yang hadir sebagai narasumber mengupas tuntas mengenai dampak buruk korupsi serta pentingnya membangun benteng pertahanan diri lewat perilaku positif. Para siswa diperkenalkan dengan sembilan pilar integritas utama, yakni jujur, peduli, mandiri, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, berani, dan adil.

​Dalam paparannya, narasumber menekankan bahwa tindakan koruptif kerap kali berakar dari hal-hal kecil yang mengabaikan prinsip dasar moral.

​”Korupsi tidak hanya berkaitan dengan pelanggaran hukum, tetapi juga berawal dari kebiasaan yang mengabaikan nilai kejujuran dan tanggung jawab. Karena itu, pendidikan antikorupsi perlu ditanamkan sejak dini agar nilai-nilai integritas menjadi karakter yang melekat dalam diri setiap peserta didik,” jelas narasumber dari Inspektorat.

​Apresiasi tinggi pun disampaikan oleh Maya Marlina Febriyanthi atas terselenggaranya edukasi penting ini. Beliau menaruh harapan besar agar materi yang telah dibagikan tidak sekadar menjadi wawasan teori bagi siswa, melainkan benar-benar diresapi dan diaplikasikan dalam tindakan nyata sehari-hari.

​”Pendidikan antikorupsi merupakan bagian penting dari pembentukan karakter peserta didik. Kami berharap seluruh siswa mampu menerapkan nilai-nilai integritas, seperti jujur, disiplin, dan bertanggung jawab, tidak hanya di lingkungan sekolah tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari sehingga kelak menjadi generasi yang berkarakter dan berintegritas,” ujarnya.

​Sosialisasi ini berjalan dinamis dan ditutup dengan sesi diskusi yang berlangsung sangat interaktif. Antusiasme peserta didik terlihat dari banyaknya pertanyaan mengenai cara menjaga konsistensi nilai integritas di lingkungan keluarga dan pertemanan. Lewat gerakan ini, seluruh warga SMPN 2 Martapura Timur diharapkan dapat berkomitmen memulai langkah kecil secara konsisten demi melahirkan generasi penerus yang bersih, jujur, dan siap menjadi penggerak perubahan positif.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka