BerandaHabar BanjarbaruBukan Sekadar Lomba, Festival...

Bukan Sekadar Lomba, Festival Tangkap Ikan Sapu-Sapu di Banjarbaru Perkuat Kepedulian Lingkungan

Terbaru

Banjarbaru – Festival Tangkap Ikan Sapu-Sapu di Sungai Kemuning, Kelurahan Guntung Paikat, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Sabtu (22/8/2026), berlangsung meriah. Selain menjadi bagian dari peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mengajak masyarakat ikut menjaga ekosistem sungai.

Dalam festival itu, peserta berhasil mengumpulkan ikan sapu-sapu dengan jumlah tangkapan yang cukup besar. Juara III mencatat hasil tangkapan 64 kilogram, sedangkan juara II berhasil mengumpulkan 103 kilogram. Sementara juara I menjadi peserta dengan tangkapan terbanyak, yakni mencapai 174 kilogram ikan sapu-sapu.

Tingginya hasil tangkapan tersebut menggambarkan antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan. Persaingan berlangsung sengit, namun tetap dibalut semangat kebersamaan dan gotong royong.

Festival ini menjadi cara kreatif masyarakat Banjarbaru dalam memaknai peringatan HUT ke-81 RI. Warga tidak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga diajak terlibat langsung dalam upaya mengendalikan ikan sapu-sapu yang keberadaannya perlu diperhatikan dalam ekosistem perairan.

Camat Banjarbaru Selatan Muhammad Firmansyah mengatakan, kegiatan lingkungan seperti festival tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial. Menurutnya, partisipasi masyarakat perlu terus dibangun agar kesadaran menjaga sungai menjadi bagian dari kebiasaan bersama.

“Selain festival menangkap ikan sapu-sapu untuk memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia (RI), Kecamatan Banjarbaru Selatan juga menggelar pasar murah. Ini merupakan bentuk pelayanan dan kepedulian kepada masyarakat, khususnya dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujarnya.

Tidak hanya festival dan pasar murah, masyarakat yang hadir juga mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Layanan tersebut disediakan Puskesmas Banjarbaru Selatan dan Puskesmas Sungai Besar.

Firmansyah mengapresiasi adanya layanan kesehatan tersebut. Ia mengajak masyarakat memanfaatkan fasilitas pemeriksaan gratis sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan.

“Masyarakat yang hadir dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Ini penting karena kesehatan masyarakat merupakan salah satu bagian utama dari pelayanan pemerintah kepada masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Lurah Guntung Paikat Reza Pahlevi mengatakan kegiatan tidak berhenti setelah perlombaan selesai. Panitia juga melakukan restocking atau penebaran kembali bibit ikan ke perairan Sungai Kemuning.

Menurut Reza, penebaran kembali bibit ikan menjadi bagian penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem sungai. Upaya mengendalikan ikan sapu-sapu harus tetap dibarengi dengan perhatian terhadap keberlangsungan biota perairan lainnya.

“Ini menjadi bagian penting dari komitmen kita dalam menjaga keseimbangan ekosistem sungai. Jadi, kegiatan ini bukan hanya bagaimana kita mengurangi keberadaan ikan sapu-sapu yang dianggap mengganggu ekosistem, tetapi juga bagaimana kita menjaga keberlangsungan kehidupan biota perairan atau sungai,” ungkapnya.

Festival Tangkap Ikan Sapu-Sapu pun menjadi lebih dari sekadar ajang perlombaan. Dari Sungai Kemuning, masyarakat menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui aksi nyata, gotong royong, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Kehadiran pasar murah dan layanan kesehatan gratis turut memperluas manfaat kegiatan. Perayaan HUT ke-81 RI di Banjarbaru akhirnya tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memberikan pelayanan sekaligus mendorong masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan kesehatan.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka