Kuala Kapuas – Bupati Kapuas H. Muhammad Wiyatno menerima kunjungan silaturahmi Manager PLN UP KalselTeng, Ahmad Subekti Muslim Saputra, di Ruang Rapat Rumah Jabatan Bupati Kapuas, Kamis (22/10/2026).
Pertemuan tersebut membahas kondisi kelistrikan di Kalimantan, khususnya terkait rencana penambahan fasilitas pembangkit listrik melalui penyewaan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) berkapasitas 20 megawatt (MW) di wilayah Selat, Kabupaten Kapuas, dengan jangka waktu sewa selama lima tahun.
Dalam pertemuan itu, pihak PLN memaparkan rencana penambahan genset pembangkit listrik sebagai salah satu langkah untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pasokan listrik di wilayah Kabupaten Kapuas.
Pemerintah Kabupaten Kapuas menyambut baik koordinasi dan penyampaian rencana tersebut. Namun, dalam pelaksanaannya, terdapat sejumlah aspek yang perlu menjadi perhatian, terutama terkait lokasi penempatan genset dan dampaknya terhadap lingkungan sekitar.
Lokasi yang direncanakan untuk penempatan pembangkit tersebut diketahui pernah digunakan untuk kegiatan serupa beberapa tahun sebelumnya. Bahkan, pada saat itu, fondasi atau bantalan untuk penempatan mesin pembangkit telah disiapkan.
Meski demikian, rencana pemanfaatan kembali lokasi tersebut perlu mempertimbangkan kondisi kawasan sekitar yang berada di lingkungan permukiman masyarakat. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah potensi kebisingan dari operasional mesin pembangkit yang dapat memengaruhi kenyamanan warga.
Oleh karena itu, aspek lingkungan dan kenyamanan masyarakat diharapkan menjadi pertimbangan penting dalam perencanaan maupun pelaksanaan operasional pembangkit listrik tersebut.
Selain membahas rencana penyewaan PLTD, pertemuan juga menyinggung jangka waktu penyewaan fasilitas pembangkit serta kepastian rencana pengoperasian pembangkit baru pada masa mendatang.
Pihak PLN menjelaskan bahwa belum terdapat rencana masuknya pembangkit baru dalam waktu dekat. Dengan demikian, penyewaan PLTD berkapasitas 20 MW menjadi salah satu skenario yang dipertimbangkan untuk mendukung kebutuhan pasokan listrik di wilayah Kabupaten Kapuas.
Melalui pertemuan ini, diharapkan koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Kapuas dan PLN dapat terus terjalin dengan baik, sehingga perencanaan penyediaan tenaga listrik dapat berjalan dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat, keandalan pasokan listrik, serta kondisi lingkungan di sekitar lokasi pembangkit.
