Dinsos Tanah Laut Terima Bantuan UPZ Bank Kalsel untuk Warga Terdampak Banjir
HABARKALIMANTAN– PELAIHARI – Upaya penanganan dampak banjir di Kabupaten Tanah Laut mendapat dukungan dari berbagai pihak. Dinas Sosial Kabupaten Tanah Laut menerima bantuan logistik dari Bank Kalsel melalui UPZ Bank Kalsel guna membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak banjir di sejumlah wilayah.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Pelaksana Tugas Kepala Bank Kalsel Cabang Pelaihari, Eddy Setiawan, dan diterima Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tanah Laut, Eko Trianto.
Kepala Dinsos Tala Eko Trianto menyampaikan, pihaknya telah mengoperasikan dapur umum sejak 1 Januari 2026, atau sehari sebelum Pemerintah Kabupaten Tanah Laut menetapkan status siaga banjir. Keputusan tersebut diambil setelah melihat langsung kondisi masyarakat di lapangan yang membutuhkan bantuan mendesak.
“Kami memutuskan membuka dapur umum lebih awal karena kebutuhan dasar warga sudah sangat mendesak,” ujarnya saat ditemui di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Tanah Laut, Kamis (7/1/2026).
Ia menjelaskan, hingga saat ini operasional dapur umum masih mengandalkan logistik cadangan atau buffer stock yang tersedia sejak tahun 2025. Sementara itu, anggaran Dinas Sosial belum dapat dimanfaatkan karena mekanisme Uang Persediaan (UP) masih belum bisa digunakan.
“Kami sempat mencoba melakukan transaksi melalui UP, namun belum bisa direalisasikan, sehingga menggunakan mekanisme LS (langsung). Bantuan dari UPZ Bank Kalsel ini sangat membantu sebagai penyangga awal sebelum anggaran kami cair,” jelasnya.
Lebih lanjut, Eko Trianto mengaku sempat khawatir apabila persediaan logistik menipis sementara proses pencairan anggaran melalui mekanisme LS mengalami hambatan. Namun, dukungan dari berbagai pihak dinilai mampu membantu memenuhi kebutuhan sementara warga terdampak.
“Selain bantuan dari UPZ Bank Kalsel, kami juga menerima dukungan dari Dinas Peternakan berupa telur, serta bantuan air minum dari perusahaan air mineral. Mudah-mudahan seluruh bantuan ini dapat mencukupi kebutuhan masyarakat untuk sementara waktu,” pungkasnya.

