SAMARINDA – Suasana penuh semangat dan antusiasme menyelimuti pelaksanaan Kongres XXXIX Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) yang digelar di Plenary Convention Hall, Kota Samarinda. Dalam pembukaan kongres yang menjadi ajang penting bagi regenerasi kepemimpinan di kalangan pemuda Kristen Indonesia ini, berbagai tokoh penting nasional dan daerah turut hadir untuk memberikan dukungan, termasuk Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Ekti Imanuel.
Kehadiran Ekti Imanuel dalam acara pembukaan kongres tersebut menegaskan komitmennya terhadap penguatan peran generasi muda dalam pembangunan bangsa, khususnya melalui wadah organisasi kemahasiswaan seperti GMKI yang telah lama menjadi bagian dari sejarah pergerakan pemuda dan pendidikan politik di Indonesia.
Dalam sambutannya, Ekti menyampaikan bahwa DPRD Kalimantan Timur menyambut baik dan memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Kongres GMKI di Samarinda. Ia memandang forum ini bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan momen strategis untuk mempersiapkan calon-calon pemimpin masa depan yang mampu menjawab tantangan zaman dengan pendekatan progresif dan berintegritas tinggi.
“Ini adalah momentum yang sangat penting, tidak hanya bagi GMKI tetapi juga bagi masa depan bangsa. Kongres ini merupakan ruang untuk bertukar gagasan, mempererat solidaritas, dan mempersiapkan pemimpin-pemimpin muda yang siap tampil membawa perubahan nyata,” ungkap Ekti.
Menurutnya, kehadiran ratusan kader GMKI dari berbagai daerah di Indonesia merupakan kekuatan besar yang memiliki potensi luar biasa dalam memperkuat kehidupan demokrasi, memperjuangkan keadilan sosial, dan mendorong kemajuan bangsa secara kolektif. Ia mengajak seluruh peserta kongres untuk menjadikan momen ini sebagai titik awal pembaruan gerakan mahasiswa yang adaptif terhadap dinamika zaman, namun tetap berpijak pada nilai-nilai ideologis dan moral yang kuat.
Acara pembukaan Kongres GMKI tersebut juga mendapat perhatian luas dari berbagai kalangan, terbukti dengan hadirnya sejumlah tokoh nasional seperti Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menteri Pemuda dan Olahraga Ario Bimo Nandito Ariotedjo, serta Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Dzulfikar Ahmad Tawalla. Hadir pula perwakilan legislatif seperti Christina Aryani dan Mukhtarudin dari DPR RI, serta Hakim Mahkamah Konstitusi Daniel Yusmic Foekh.
Dari unsur pemerintah daerah dan unsur militer, turut hadir Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud beserta Wakil Gubernur Seno Aji, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha, Kapolda Kaltim Brigjen Pol Endar Priantoro, Danrem 091/ASN Brigjen TNI Anggara Sitompul, dan Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri.
Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Kalimantan Timur sebagai tuan rumah pelaksanaan Kongres GMKI tahun ini. Ia menyebut bahwa Kaltim, yang kini menjadi pusat perhatian nasional seiring dengan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), adalah tempat yang tepat untuk melahirkan gagasan-gagasan baru serta memperkuat semangat kepemimpinan yang visioner.
“Kami memberikan dukungan sepenuhnya bagi seluruh rangkaian kegiatan Kongres GMKI ini. Kami percaya kehadiran kader-kader dari seluruh Indonesia akan membawa semangat baru, memperkaya wawasan, serta memperkuat semangat persatuan. Kaltim dengan statusnya sebagai IKN tentu menjadi tempat yang tepat untuk menumbuhkan energi positif dari generasi muda,” ujar Gubernur Rudy Mas’ud yang akrab disapa Gubernur Harum.
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur akan terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai organisasi kepemudaan sebagai bentuk komitmen membangun generasi yang tangguh, inovatif, dan berkarakter.
Sebagai penutup, Ekti Imanuel kembali menegaskan bahwa pihaknya percaya penuh terhadap kemampuan kader-kader muda GMKI dalam menjawab tantangan pembangunan ke depan. Ia berharap melalui kongres ini, akan muncul sosok-sosok pemimpin muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara moral dan mampu membawa misi kebangsaan dalam setiap langkah perjuangannya.
“Kami yakin, dari forum ini akan lahir pemimpin-pemimpin baru yang mampu memberikan kontribusi besar bagi bangsa dan negara. Kalimantan Timur bangga menjadi bagian dari perjalanan penting ini,” pungkasnya dengan penuh harap.
Kongres GMKI XXXIX di Samarinda menjadi momen penting yang tidak hanya membangun solidaritas internal organisasi, tetapi juga memperkuat jalinan kemitraan antara pemuda, legislatif, eksekutif, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan bangsa yang inklusif dan berkelanjutan. (adv)


