Banjarbaru – Suasana khidmat dan haru menyelimuti pelepasan Jamaah Calon Haji (JCH) Kloter 1 asal Banjarmasin oleh Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), H. Muhidin, di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin, Kamis (23/4/2026).
Lantunan talbiyah menggema mengiringi prosesi pelepasan yang berlangsung di Aula Jeddah. Gubernur Muhidin yang juga bertindak sebagai Koordinator PPIH Embarkasi Banjarmasin secara simbolis menyerahkan bendera Merah Putih kepada Ketua Kloter BDJ 01 sebagai tanda dimulainya perjalanan menuju Tanah Suci.
Sebanyak 360 jemaah Kloter 1 dijadwalkan berangkat melalui Bandara Syamsuddin Noor pada Jumat (24/4/2026) pukul 00.00 WITA. Keberangkatan ini menjadi awal dari rangkaian pemberangkatan 6.758 jemaah haji Embarkasi Banjarmasin tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi, yang berasal dari Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.
Dalam sambutannya, Gubernur Muhidin menyampaikan selamat kepada para jemaah yang mendapat panggilan Allah SWT untuk menunaikan rukun Islam kelima.
“Perjalanan ini adalah panggilan Allah yang sangat mulia. Saya ucapkan selamat kepada seluruh jemaah kloter pertama,” ujarnya.
Ia mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah haji, mengingat perbedaan kondisi cuaca di Tanah Suci.
“Jaga fisik, perbanyak minum, dan patuhi arahan petugas kesehatan,” pesannya.
Selain itu, Muhidin juga menekankan pentingnya kebersamaan dan kekompakan antarjemaah selama menjalankan ibadah.
“Jaga kekompakan, saling tolong-menolong, dan luruskan niat agar ibadah berjalan khusyuk,” tambahnya.
Tak lupa, Gubernur menitipkan doa kepada para jemaah agar Kalimantan Selatan senantiasa diberikan keamanan, ketenteraman, dan keberkahan.
“Kami titip doa di tempat-tempat mustajab agar banua kita selalu aman dan diberkahi,” ucapnya.
Sementara itu, Asisten Direktur Jenderal Pengendalian dan Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah RI, Harun Al Rasyid, mengapresiasi sinergi Pemerintah Provinsi Kalsel bersama Forkopimda dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan haji.
Ia juga mengingatkan keutamaan haji mabrur dengan mengutip hadis, “Haji yang mabrur tidak ada balasannya kecuali surga.”
“Luruskan niat dan fokus beribadah. Semoga seluruh jemaah mendapatkan haji yang mabrur,” katanya.
Dari sisi kesiapan, Embarkasi Banjarmasin telah menyiapkan 19 kloter dengan dukungan 76 petugas kloter, terdiri dari ketua kloter, pembimbing ibadah, dokter, dan perawat, serta 34 petugas haji daerah.
Salah satu jemaah, Syamsul Bahri, mengaku bersyukur akhirnya bisa berangkat setelah menunggu sekitar 15 tahun.
“Alhamdulillah, ini puncak penantian kami. Semoga semua berjalan lancar dan kembali dengan selamat,” ujarnya.
Prosesi pelepasan ditutup dengan pengantaran jemaah menuju bus yang telah disiapkan untuk membawa mereka ke bandara. Momentum ini menjadi awal perjalanan spiritual ribuan jemaah haji Embarkasi Banjarmasin dengan harapan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.


