Banjarbaru – Ratusan tabung gas elpiji 3 Kg disita oleh Direktorat Kriminal Khusus Polda Kalsel, dari pangkalan gas yang ada di Kabupaten Tanah Laut.
Disitanya ratusan gas elpiji ini lantaran harga jual yang lebih tinggi dari pada harga eceran, hal ini disampaikan langsung oleh Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, pada Kamis (13/03/25).
“Sebanyak 179 tabung berhasil disita, dengan modus operandinya yaitu dengan menjual melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditentukan oleh pemerintah,” Ujarnya.
Adapun untuk tersangka sendiri, ia menjelaskan belum dapat menentukan berapa orang yang terlibat karena belum ada digelar perkara.
Sementara itu, Sales Area Manager Kalsel PT Pertamina, Patra Niaga Bondan Tri Wibowo mengatakan pihaknya akan melihat tingkat kesalahan dari tersangka sesudah digelar perkara yang kemudian akan memberikan sanksi.
“Sanksinya sendiri bisa berupa teguran, skorsing, hingga Pemutusan Hubungan Usaha (PHU),” Katanya.
Ia juga mengapresiasi atas kerja Polda Kalsel yang begitu responsif terhadap kasus ini.
“Kami mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada jajaran Polda Kalsel yang begitu responsif dan konsisten dalam penindakan penyalahgunaan gas elpiji subsidi,” Tandasnya.