BerandaHabar Provinsi KalselMajelis Ahbabul Musthofa di...

Majelis Ahbabul Musthofa di Tanah Laut Jadi Momentum Doa untuk Korban Virgo dan Karhutla

Terbaru

TANAH LAUT – Ribuan jemaah memadati Majelis Taklim Bulanan Ahbabul Musthofa di Desa Simpang 4 Sungai Baru, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Minggu (13/9/2026) malam.

Kehadiran Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman bersama para jemaah dalam majelis yang dirangkai dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut berlangsung dalam suasana khidmat.

Majelis kali ini menghadirkan Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf bersama Grup Habsyi Ahbabul Musthofa dari Solo, Jawa Tengah. Selain menjadi sarana memperingati kelahiran Rasulullah SAW, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk mendoakan masyarakat Banua yang tengah menghadapi sejumlah musibah.

Dalam sambutannya, Hasnuryadi mengajak seluruh jemaah terlebih dahulu mendoakan kesehatan dan keselamatan Habib Syech beserta keluarga.

“Mari kita doakan Guru kita Habib Syech, semoga selalu diberikan kesehatan, kekuatan, umur yang panjang, dan keluarga beliau senantiasa dalam lindungan Allah SWT,” kata Hasnuryadi.

Ia kemudian menyampaikan keprihatinan atas musibah yang menimpa KM Virgo Transport 8. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, menurutnya, terus mengikuti perkembangan proses pencarian dan penanganan para korban.

Hasnuryadi berharap korban yang hingga kini masih dalam pencarian dapat segera ditemukan dan keluarga yang menanti kabar diberikan kekuatan.

“Untuk saudara-saudara kita yang menjadi korban tenggelamnya kapal Virgo, kita sama-sama berdoa. Pemerintah terus memantau perkembangan dan berupaya melakukan yang terbaik. Semoga korban yang masih dalam pencarian segera ditemukan dan keluarga yang menunggu diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujarnya.

Perhatian pemerintah juga masih tertuju pada persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan.

Hasnuryadi mengajak masyarakat turut berperan dalam mencegah meluasnya karhutla, terutama dengan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

“Karhutla juga masih menjadi perhatian kita. Pemerintah bersama seluruh unsur terus berjuang memadamkan api. Kemarin Wakil Presiden Gibran juga turun langsung melihat penanganan karhutla di Kalsel. Ini menunjukkan bahwa persoalan ini menjadi perhatian bersama,” tuturnya.

Menurut Hasnuryadi, berbagai persoalan yang dihadapi daerah membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, ia meminta dukungan dan doa masyarakat agar pemerintah bersama seluruh unsur dapat melewati berbagai tantangan tersebut.

“Kami mohon doa dan dukungan masyarakat. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Mudah-mudahan dengan kebersamaan dan doa kita, semua persoalan yang dihadapi Banua bisa kita lalui,” katanya.

Doa khusus untuk para korban KM Virgo Transport 8 kemudian dipimpin langsung oleh Habib Syech. Bersama ribuan jemaah, doa dipanjatkan agar proses pencarian diberikan kemudahan, para korban segera ditemukan, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

Dalam kesempatan itu, Habib Syech juga turut mendoakan almarhum kedua orang tua Wakil Gubernur Hasnuryadi, H. Abdussamad Sulaiman HB dan Hj. Siti Nurhayati.

“Insya Allah, mudah-mudahan segala amal jariyah yang dilakukan Haji Leman bersama isteri semasa hidupnya, senantiasa menjadi cahaya yang menuntunnya ke Surga Allah SWT,” ujar Habib Syech.

Sementara itu, tausiah dalam peringatan Maulid Nabi disampaikan Tuan Guru KH. Muhammad Rasyid Ridho, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Mursyidul Amin Gambut.

Dalam tausiyahnya, KH. Muhammad Rasyid Ridho mengisahkan Sayyidah Halimatus Sa’diyah, perempuan yang mendapat keberkahan dan kemuliaan setelah dipercaya menyusui Nabi Muhammad SAW ketika beliau masih kecil.

Kisah tersebut disampaikan sebagai teladan bagi jemaah mengenai besarnya keberkahan dari kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus pentingnya meneladani akhlak dan kehidupan beliau.

“Semoga kita semua menjadi umat yang senantiasa cinta kepada Beliau, semuanya beberkah, dan qobul segala hajat kita,” ucap KH. Muhammad Rasyid Ridho.

Rangkaian acara semakin semarak sekaligus khidmat saat Habib Syech bersama Grup Habsyi Ahbabul Musthofa melantunkan sholawat yang diikuti ribuan jemaah.

Kegiatan kemudian ditutup dengan pembacaan doa oleh KH. Muhammad Mukri Yunus, Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Hijrah Jorong.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka