KABUPATEN BANJAR – Peristiwa tragis mewarnai arus lalu lintas di Jalan Gubernur Syarkawi, wilayah hukum Polsek Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, pada Sabtu (27/12/2025) siang. Kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan ini menyebabkan satu nyawa melayang dan mencederai rombongan jemaah yang hendak menghadiri Haul 5 Rajab Sekumpul.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 13.00 Wita ini melibatkan armada truk PT Borneo Indo Gas bernomor polisi DA 8495 CC, sebuah truk PS bermuatan baja ringan (DA 8955 JJ), serta satu unit Toyota Innova (KH 1474 CE) yang membawa rombongan jemaah dari Kalimantan Tengah.
Berdasarkan data di lapangan, kronologi bermula ketika truk PT Borneo Indo Gas yang dikemudikan Muhammad Gazali (29) bergerak dari arah Simpang Empat Sungai Tabuk menuju Km 17. Situasi berubah fatal saat dari arah berlawanan, truk PS yang dikendarai Riyadi melaju dengan kecepatan tinggi dan mendadak mengambil jalur kanan.
Merespons bahaya tersebut, Gazali berupaya menghindar dengan membanting setir ke kiri. Namun, jarak yang terlalu dekat membuat benturan tak terelakkan. Truk PS menghantam sisi kanan truk gas, lalu terus melaju hingga menabrak Toyota Innova yang dikemudikan Wandi (32) yang berada tepat di belakang truk gas.
Kerasnya benturan membuat truk PS kehilangan kendali, terbalik, hingga akhirnya tercebur ke sungai di tepi jalan.
Sopir truk PS, Riyadi, dilaporkan meninggal dunia akibat insiden ini. Korban sempat terjepit di dalam kabin sebelum akhirnya berhasil dievakuasi oleh warga dan petugas. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat, nyawa Riyadi tidak tertolong. Saat ini, jenazah korban telah berada di Pemulasaran Jenazah RSUD Ulin Banjarmasin.
Dampak kecelakaan juga dirasakan oleh penumpang Toyota Innova. Dua orang dari rombongan jemaah Haul 5 Rajab tersebut, yakni ibu kandung dan ibu mertua dari pengemudi Wandi, mengalami luka-luka. Kedua korban saat ini tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Sultan Agung Banjarbaru.
Pihak kepolisian kini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti hilangnya kendali pada truk PS tersebut. Aparat juga terus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi rambu lalu lintas, mengingat Jalan Gubernur Syarkawi merupakan salah satu jalur yang rawan kecelakaan

