BerandaHabar BanjarMenuju Juli 2026: Pemkab...

Menuju Juli 2026: Pemkab Banjar Matangkan Persiapan Pilpambakal Serentak di 20 Desa

Terbaru

Menuju Juli 2026: Pemkab Banjar Matangkan Persiapan Pilpambakal Serentak di 20 Desa

HABARKALIMANTANMARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) mulai mengambil langkah strategis guna menyukseskan agenda demokrasi tingkat desa. Sebuah rapat koordinasi awal digelar bersama jajaran kecamatan dan pemangku kepentingan terkait sebagai tanda dimulainya persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) atau Pemilihan Pambakal (Pilpambakal) Serentak Tahun 2026, Kamis (5/2/2026).

​Kepala Dinas PMD Kabupaten Banjar, Muhammad Hafizh Anshari, mengungkapkan bahwa forum ini diadakan untuk menyatukan pemahaman terkait jadwal pelaksanaan. Berdasarkan rancangan awal, hari pencoblosan diperkirakan akan dilaksanakan pada 22 Juli 2026, meski tanggal tersebut masih bersifat tentatif menyesuaikan kondisi lapangan.

​”Rapat hari ini membahas gambaran umum tahapan, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan Pilkades. Ini masih tahap awal agar seluruh pihak memiliki pemahaman yang sama,” kata Hafizh.

​Sebanyak 20 desa yang tersebar di 11 kecamatan dipastikan akan berpartisipasi dalam kontestasi ini. Wilayah-wilayah tersebut mencakup Kecamatan Gambut, Aluh-Aluh, Sungai Tabuk, Paramasan, serta area Martapura, Martapura Barat, dan Martapura Timur.

​Secara teknis, alur pemilihan akan tetap mengacu pada regulasi daerah yang berlaku, mulai dari persiapan, penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT), pendaftaran calon, hingga pelantikan. Terkait aturan pencalonan, mekanisme yang digunakan masih sama, yakni setiap desa wajib memiliki minimal dua kandidat dan maksimal lima kandidat. Hafizh menekankan bahwa belum ada aturan untuk skema calon tunggal, namun syarat pendidikan tetap menjadi sorotan.

​”Untuk persyaratan pendidikan, minimal lulusan SMP atau sederajat. Nantinya juga akan dilakukan verifikasi administrasi dan faktual terhadap seluruh bakal calon,” terangnya.

​Saat ini, Dinas PMD fokus pada inventarisasi anggaran, pemetaan wilayah, dan penyusunan rencana kerja. Selain aspek teknis, langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas keamanan juga menjadi prioritas.

​”Kami juga menyiapkan sosialisasi awal kepada pemerintah desa dan masyarakat, dengan penekanan pada edukasi demokrasi dan pencegahan konflik sejak dini,” tambah Hafizh.

​Hafizh juga menggarisbawahi bahwa tahapan saat ini baru sebatas penguatan konsep dan administrasi, belum sampai pada pembentukan panitia pemilihan.

​”Harapannya, dengan persiapan lebih awal, pelaksanaan Pilkades Serentak 2026 dapat berjalan aman, tertib, dan demokratis,” pungkasnya.

​Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Banjar, H. Said Idrus Al-Habsyie. Ia menekankan pentingnya persiapan yang matang demi kualitas pemilihan pambakal yang lebih baik.

​“Harapannya, mudah-mudahan dengan adanya rapat persiapan ini, Pemilihan Pembakal Serentak 2026 dapat berjalan aman, lancar, dan demokratis,” ujar Wakil Bupati.

​Rapat koordinasi ini melibatkan berbagai perangkat daerah guna menyinkronkan kesiapan teknis maupun administrasi sebelum tahapan krusial Pilpambakal dimulai.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka