BerandaHabar BanjarbaruPemkot Banjarbaru Petakan Potensi...

Pemkot Banjarbaru Petakan Potensi ASN, Profiling Jadi Dasar Pengembangan Karier dan Manajemen Talenta

Terbaru

BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru mulai memperkuat strategi pengembangan sumber daya aparatur dengan memetakan potensi dan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui profiling.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan pengembangan karier ASN lebih objektif sekaligus mendukung penerapan manajemen talenta yang sesuai dengan kompetensi, potensi dan kebutuhan organisasi.

Penilaian Potensi dan Kompetensi ASN melalui Profiling ASN digelar di Kantor Regional VIII Badan Kepegawaian Negara (BKN) Banjarbaru, Jalan Bhayangkara, Kelurahan Sungai Ulin, Selasa (11/8/2026) pagi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarbaru, Sirajoni, mengatakan kualitas pelayanan pemerintahan sangat ditentukan oleh kualitas aparatur yang menjalankannya.

Karena itu, ASN dituntut tidak hanya mampu menyelesaikan tugas, tetapi juga memiliki kompetensi, potensi, integritas serta kemauan untuk terus meningkatkan kapasitas.

“Kita membutuhkan ASN yang tidak hanya mampu menyelesaikan pekerjaan, tetapi juga memiliki kompetensi, potensi, integritas, dan kemauan untuk terus belajar dan berkembang,” ujar Sirajoni.

Menurutnya, profiling menjadi instrumen penting untuk mendapatkan gambaran objektif mengenai kemampuan dan potensi masing-masing ASN.

Data yang diperoleh nantinya dapat digunakan sebagai salah satu dasar dalam menentukan arah pengembangan karier aparatur, termasuk dalam memperkuat penerapan manajemen talenta di lingkungan Pemkot Banjarbaru.

“Manajemen talenta bukan hanya tentang pengisian jabatan, tetapi tentang bagaimana kita mengenali, mengembangkan, dan mengoptimalkan potensi ASN sesuai kompetensi, kinerja, dan kebutuhan organisasi,” jelasnya.

Sirajoni menyebut langkah tersebut juga sejalan dengan penerapan Sistem Merit dalam manajemen ASN. Sistem tersebut menempatkan kualifikasi, kompetensi, kinerja, potensi dan integritas sebagai bagian penting dalam pengelolaan aparatur.

Dengan tersedianya data profiling yang lebih akurat, pemerintah daerah memiliki landasan yang lebih kuat untuk menyusun pola pengembangan karier ASN secara objektif dan terarah.

Pemetaan tersebut juga diharapkan dapat membantu organisasi menempatkan aparatur sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan jabatan, sehingga potensi ASN dapat dimanfaatkan secara optimal.

Di hadapan peserta profiling, Sirajoni meminta seluruh ASN mengikuti proses penilaian dengan serius. Namun, ia mengingatkan agar peserta tidak menganggap profiling sebagai sesuatu yang harus ditakuti.

“Tidak perlu melihat profiling sebagai sesuatu yang menegangkan. Justru anggap ini sebagai kesempatan untuk mengenal kemampuan diri sendiri dan sebagai ruang untuk berkembang,” pesannya.

Ia menegaskan peningkatan kualitas ASN merupakan bagian penting dalam mewujudkan visi Kota Banjarbaru yang Elok, Maju, Adil dan Sejahtera.

Visi tersebut, kata dia, membutuhkan dukungan aparatur yang profesional, adaptif, berintegritas dan mampu memberikan pelayanan publik secara optimal.

“Semoga hasil profiling ini nantinya dapat menjadi dasar yang baik dalam pengembangan karier sekaligus peningkatan kualitas ASN di lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru,” pungkasnya.

Melalui profiling ini, Pemkot Banjarbaru berharap pengelolaan ASN ke depan semakin berbasis data, sehingga pengembangan karier dan manajemen talenta dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran dan mendukung kebutuhan organisasi.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka