BANJARBARU – Sebanyak 100 anggota Resimen Mahasiswa (Menwa) Suryanata Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) resmi menyelesaikan Pendidikan Dasar (Diksar) Komando. Mereka kini didorong untuk siap menjadi Komponen Cadangan pertahanan negara.
Upacara penutupan pelatihan ini digelar secara khidmat pada Rabu, 3 Desember 2025, di markas pelatihan di Banjarbaru. Acara dipimpin langsung oleh Komandan Resimen Induk Kodam (Danrindam) XXII/Tambun Bungai, Brigjen TNI Ali Akhwan, S.E.
Kehadiran 100 anggota Menwa yang telah menempuh pendidikan ini menandai bertambahnya kader-kader muda yang memiliki kesiapan fisik dan mental untuk membela negara.
Menwa Dituntut Tanggung Jawab Ganda
Dalam pengarahannya, Brigjen TNI Ali Akhwan memberikan penekanan penting mengenai tanggung jawab ganda yang kini diemban oleh para anggota Menwa.
“Saudara-saudara, 100 anggota Resimen Mahasiswa Suryanata yang telah menyelesaikan Pendidikan Dasar Komando ini, kini memiliki tanggung jawab ganda. Kalian tidak hanya harus unggul dalam bidang akademis, tetapi juga harus siap sedia menjadi Komponen Cadangan negara,” tegas Danrindam.
Beliau menekankan bahwa anggota Menwa harus selalu siap membantu Komponen Utama pertahanan negara kapan pun dibutuhkan, serta terus mengabdi kepada negara dan bangsa.
Selain kesiapan pertahanan, Danrindam XXII/Tambun Bungai juga mengingatkan peran strategis Menwa di lingkungan kampus.
“Selain mengabdi pada negara, kalian semua harus mampu menjadi contoh dan teladan yang baik bagi mahasiswa lainnya. Tunjukkan disiplin, integritas, dan semangat nasionalisme dalam setiap tindakan,” tambahnya.
Penutupan pelatihan ini diharapkan dapat menghasilkan pemuda-pemudi Kalsel yang memiliki jiwa kepemimpinan, fisik prima, dan kedisiplinan tinggi. Acara diakhiri dengan penanggalan tanda peserta secara simbolis dan pemberian ucapan selamat dari Danrindam XXII/Tambun Bungai kepada perwakilan Menwa, menandai kembalinya mereka ke kampus masing-masing dengan semangat baru.


