Sikat Begal Payudara, Kapolda Kalsel Perketat Patroli Malam dan Minta Warga Berani Melapor
KALSEL – Menanggapi keresahan publik terkait maraknya aksi bentuk gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), seperti begal payudara, Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, menyatakan komitmennya untuk memberantas segala bentuk gangguan kamtibmas.
Langkah antisipatif kini tengah digencarkan di seluruh wilayah hukum Kalimantan Selatan. Kapolda telah menginstruksikan jajaran di bawahnya, mulai dari tingkat Polda hingga seluruh Polres, untuk mengintensifkan patroli pengamanan secara masif.
“Saya sudah perintahkan kepada jajaran. Semua bentuk gangguan kamtibmas, terutama yang meresahkan masyarakat, akan kami tindak lanjuti melalui upaya penegakan hukum,” tegas Irjen Pol. Rosyanto, Rabu (17/06/2026).
Strategi ini diprioritaskan sebagai upaya preventif demi menghadirkan rasa aman bagi warga sekaligus mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan jalanan di jam-jam rawan.
“Jajaran Polda dan Polres melaksanakan peningkatan kegiatan patroli, khususnya pada malam hari,” ujarnya.
Tak hanya fokus pada penguatan personel di lapangan, jenderal bintang dua ini juga mengajak masyarakat untuk terlibat aktif dalam menjaga keamanan lingkungan. Warga diimbau agar tidak ragu atau takut untuk melaporkan setiap tindakan pelecehan seksual maupun aksi kriminalitas lainnya yang mereka temui.
Menurutnya, aduan dan laporan yang cepat dari masyarakat sangat krusial bagi kepolisian untuk mempercepat proses penyelidikan dan penangkapan pelaku di lapangan.
Polda Kalsel juga memberikan jaminan perlindungan penuh bagi para korban dan memastikan setiap laporan yang masuk akan diproses secara transparan sesuai dengan hukum yang berlaku.
Melalui kombinasi penegakan hukum yang agresif dan peningkatan intensitas patroli malam, diharapkan aksi kriminalitas serta pelecehan seksual jalanan dapat ditekan secara signifikan, sehingga situasi kamtibmas di Kalimantan Selatan tetap aman, tertib, dan kondusif.


