BerandaHabar KapuasTingkatkan Akurasi Data Desa,...

Tingkatkan Akurasi Data Desa, Pemkab Kapuas Gelar Fasilitasi Pengisian Prodeskel dan Epdeskel

Terbaru

KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menggelar Kegiatan Fasilitasi Pengisian Instrumen Evaluasi Perkembangan Desa/Kelurahan (Epdeskel) dan Profil Desa/Kelurahan (Prodeskel) Kabupaten Kapuas Tahun 2026, bertempat di Aula Kantor Bupati Kapuas, Rabu (29/7/2026) pagi.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kapuas Usis I. Sangkai, serta dihadiri oleh Plt. Kepala Dinas PMD Kabupaten Kapuas Perry Noah, para camat, kepala desa, lurah, hingga para operator desa dan kelurahan se-Kabupaten Kapuas.

Dalam sambutannya, Sekda Kapuas Usis I. Sangkai menegaskan bahwa Prodeskel dan Epdeskel merupakan instrumen yang sangat vital dalam penyelenggaraan pemerintahan desa dan kelurahan. Prodeskel berfungsi sebagai basis data komprehensif mengenai potensi dan kondisi wilayah, sedangkan Epdeskel digunakan untuk mengukur tingkat kemajuan penyelenggaraan pemerintahan, kewilayahan, dan kemasyarakatan.

“Data yang akurat, aktual, terintegrasi, dan partisipatif merupakan fondasi utama dalam menyusun kebijakan pembangunan desa yang tepat sasaran. Untuk itu, saya mengajak seluruh pemerintah desa dan kelurahan mendukung implementasi inovasi PROAKTIF (Profil Desa/Kelurahan yang Akurat, Aktual, Terintegrasi, dan Partisipatif) dengan mengisi data secara benar, lengkap, tepat waktu, dan penuh tanggung jawab,” ujar Sekda.

Usai membuka kegiatan, dalam wawancaranya Sekda Kapuas menambahkan bahwa fasilitasi ini bertujuan utama untuk meningkatkan kapasitas serta pengetahuan Sumber Daya Manusia (SDM) para perangkat dan operator desa.

“Kami menyarankan agar para operator memanfaatkan aplikasi yang sudah disiapkan oleh DPMD untuk pelaporan keuangan maupun kegiatan di desanya masing-masing. Dengan sistem aplikasi ini, pelaporan dari desa yang paling jauh sekalipun dapat diterima dengan cepat, akurat, dan terintegrasi hingga ke tingkat kabupaten maupun Kementerian Dalam Negeri,” jelas Usis I. Sangkai.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Syaiful Fadjri dalam laporannya menyampaikan bahwa latar belakang digelarnya kegiatan ini adalah untuk mengatasi kendala minimnya kecakapan teknis akibat adanya pergantian operator di tingkat desa dan kelurahan. Hal tersebut sempat menyebabkan keterlambatan penginputan data di beberapa wilayah.

“Melalui pendampingan teknis oleh Tim Proaktif dari DPMD ini, kita ingin memastikan seluruh indikator pembangunan dan status perkembangan desa di Kabupaten Kapuas dapat terpetakan secara presisi. Saat ini tercatat sekitar 60 peserta aktif yang terdiri dari operator baru dan perangkat desa hadir mengikuti fasilitasi penginputan data,” ungkap Syaiful Fadjri.

Pihak DPMD juga mengapresiasi komitmen pimpinan daerah melalui program unggulan “1 Desa 1 Miliar”. Program ini terbukti memberi dampak signifikan dalam mempercepat ketersediaan infrastruktur dan fasilitas desa, sehingga mendorong peningkatan status desa di Kabupaten Kapuas dari desa Swadaya menuju Swakarya hingga Swasembada.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka