RANTAU – Sebanyak 51 personel Kontingen Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Tapin resmi dilepas untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 yang akan berlangsung di Cibubur, Jakarta Timur, 13–20 Agustus 2026.
Pelepasan kontingen dilakukan Bupati Tapin H. Yamani, Senin (10/8/2026). Dari total 51 personel tersebut, sebanyak 32 merupakan peserta Pramuka golongan Penggalang yang terpilih mewakili 12 kecamatan di Kabupaten Tapin.
Selain peserta, kontingen juga terdiri atas dua Koordinator Pimpinan Kontingen, dua Pimpinan Kontingen, empat Pembina Pendamping, empat Pembantu Pembina, satu peserta Pramuka Berkebutuhan Khusus (PBK), satu pembina PBK, satu personel humas, satu pengawas kegiatan, serta tiga tim peninjau.
Dalam sambutannya, Bupati Tapin H. Yamani mengatakan, Jamnas bukan sekadar ajang berkumpulnya anggota Pramuka dari berbagai daerah, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter, peningkatan wawasan, serta memperkuat semangat persaudaraan dan kebangsaan.
Menurutnya, keikutsertaan dalam Jamnas akan memberikan pengalaman berharga bagi para peserta, terutama dalam mengenal keberagaman budaya, meningkatkan kemandirian, kepemimpinan, kedisiplinan hingga kepedulian sosial.
“Adik-adik adalah duta Kabupaten Tapin. Tampilkan sikap terbaik, jaga kekompakan, hormati peserta dari daerah lain dan manfaatkan kesempatan ini untuk belajar sebanyak-banyaknya,” pesan Yamani.
Ia juga meminta seluruh peserta menjunjung tinggi nilai-nilai Dasa Darma Pramuka serta menjaga nama baik Kabupaten Tapin selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Yamani berharap para peserta mampu menunjukkan bahwa generasi muda Tapin merupakan generasi yang berkarakter, berprestasi dan siap menjadi calon pemimpin masa depan.
“Semoga perjalanan dan seluruh rangkaian kegiatan nantinya diberikan kelancaran dan keselamatan,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Pimpinan Kontingen Jamnas XII 2026 Kabupaten Tapin, Hj. Henny Marlina, mengatakan proses pembentukan kontingen telah dilakukan melalui tahapan seleksi mulai dari tingkat cabang hingga kabupaten.
Dari proses tersebut, terpilih 32 peserta Penggalang yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Tapin untuk mengikuti Jamnas XII 2026.
“Kami berharap kepada adik-adik peserta Jamnas Kabupaten Tapin agar memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Tapin, khususnya Gerakan Pramuka Kabupaten Tapin,” katanya.
Henny juga menekankan agar pengalaman yang diperoleh selama mengikuti Jamnas nantinya tidak berhenti pada peserta saja. Mereka diharapkan dapat membagikan pengalaman tersebut kepada anggota Pramuka lainnya setelah kembali ke Tapin.
“Setelah pulang, kami berharap mereka dapat memberikan yang terbaik kepada adik-adiknya, khususnya Pramuka Siaga, sehingga bisa ikut memajukan Kabupaten Tapin,” tuturnya.
Selain 32 peserta Penggalang, Kontingen Tapin juga membawa satu peserta Pramuka Berkebutuhan Khusus (PBK) beserta satu pembina pendamping khusus.
Di Kalimantan Selatan, terdapat tiga daerah yang dipercaya mengirimkan perwakilan Pramuka Berkebutuhan Khusus (PBK) untuk mengikuti Jamnas XII 2026, yakni Kabupaten Tapin, Kota Banjarmasin, dan Kabupaten Banjar.
Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan ruang kepramukaan yang inklusif, sekaligus memberikan kesempatan yang sama bagi anggota PBK untuk berpartisipasi, berkembang, dan menunjukkan potensinya di tingkat nasional.
Pemerintah Kabupaten Tapin sendiri menegaskan akan terus memberikan dukungan terhadap pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka.
“Sebab, Pramuka dinilai memiliki peran penting dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul, berakhlak, cinta tanah air dan memiliki semangat gotong royong. Tapin Maju, Maju Banua-nya, Baiman Warganya,” pungkasnya.



