Kuala Kapuas – Digelarnya Expo Kapuas Bersinar 2025 oleh Pemerintah Kabupaten setempat dimanfaatkan bagi para pelaku UMKM memperkenalkan aneka macam makanan olahan khas dari berbagai Daerah, salah satunya dari Desa Tumbang Mangkutup, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas.
Ketua TP PKK Desa Tumbang Mangkutup yang juga pelaku UMKM, Uraunah datang ke Expo Kapuas Berainar 2025 bersama rombongan membawa berbagai macam produk olahannya.
“Jualannya ada Amplang ikan blida Abon ikan Gabus, dan ikan sungai lainnya, semuanya khas dari Desa Tumbang Mangkutup,” kata Uraunah di stand Expo Kapuas Bersinar 2025, Kamis 30 April 2025 malam.

Uraunah tak datang sendiri, dirinya bersama rombongan Ibu-ibu TP-PKK desa tumbang mangkutup bersama-sama memperkenalkan produk asli dari masyarakat desanya di Expo Kapuas Bersinar 2025.
Uraunah juga mengungkapkan bahwa UMKM di Desa saat ini sangat diperhatikan oleh Pemerintah Daerah setempat.
“Di Kabupaten Kapuas sendiri untuk UMKM mulai naik daun, karena sekarang banyak event bazar-bazar untuk pelaku UMKM,” ungkapnya.
Dia mengatakan, sebelumnya jarang, paling setahun sekali, itu juga kalau ada Expo atau ada event 17 Agustusan baru ada bazar UMKM,” tukasnya.
Kades Tumbang Mangkutup Suriato yang di wakili Sekdes Tumbang Mangkutup, Lelo juga mengatakan, dalam rangka kegiatan expo Kapuas Bersinar 2025 ini, kami dari desa tumbang mangkutup ingin menunjukan produk-produk lokal potensi alam yakni produk olahan dari ikan sungai,” katanya.
“Melalui expo ini, Saya berharap desa tumbang mangkutup memberikan dampak positif khususnya kesejahteraan masyarakat desa tumbang mangkutup,” ujar Lelo.
Sementara itu, Camat Mantangai, Yubderi mengapresiasi atas Keikut sertaan pemerintah desa tumbang mangkutup dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Kuala Kapuas ke-219 dan HUT Pemkab Kapuas ke-74 hari ini ibu-ibu TP-PKK desa tumbang mangkutup mengikuti Expo Kapuas Bersinar 2025,” ucap Camat Yubderi.
“Ini adalah inisiatif ibu Ketua TP PKK desa tumbang mangkutup, “Sukses Desa Tumbang Mangkutup, Sukses Kecamatan Mantangai,” pungkasnya.


