Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan menyelimuti Masjid Al Muhajirin yang berada di kawasan Bengkuring, Kota Samarinda, saat digelarnya kegiatan Halalbihalal yang diinisiasi oleh Yayasan Al Muhajirin Bengkuring. Acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat ikatan sosial dan spiritual antarwarga, sekaligus membangun semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur, Hasanuddin Mas’ud. Kehadiran tokoh legislatif terkemuka ini menandakan dukungan nyata terhadap kegiatan sosial keagamaan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Dalam sambutannya, Hasanuddin menyampaikan apresiasi yang tinggi atas konsistensi dan kepedulian Yayasan Al Muhajirin Bengkuring dalam menyelenggarakan kegiatan keagamaan yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
Dengan mengangkat tema “Dengan Halalbihalal, Mari Sucikan Diri, Perkuat Silaturahim dan Bersinergi Tanpa Batas Untuk Kemaslahatan Umat”, acara ini bertujuan untuk memperkuat hubungan persaudaraan dan menyegarkan kembali semangat kebersamaan usai menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan. Masyarakat dari berbagai kalangan hadir dengan penuh antusias, termasuk para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan perwakilan dari pemerintah daerah.
Salah satu momen yang paling ditunggu dalam kegiatan ini adalah penyampaian tausiah oleh ulama kharismatik, Habib Abdurahman Bin Abdullah Syahab. Dalam ceramahnya, Habib Abdurahman menekankan pentingnya menjaga keharmonisan dalam bermasyarakat, mempererat hubungan sesama umat, serta meningkatkan kedekatan spiritual kepada Allah SWT sebagai bekal menjalani kehidupan setelah Ramadan.
Hasanuddin Mas’ud dalam pidatonya tidak hanya menekankan pentingnya menjaga ukhuwah islamiyah, tetapi juga mengajak masyarakat untuk terus menjalin sinergi positif dalam membangun daerah. Ia mengutip Surah Ali ‘Imran ayat 103 sebagai pengingat pentingnya memelihara persatuan dan kebersamaan dalam kehidupan berbangsa dan beragama.
“Allah SWT memerintahkan kita untuk berpegang teguh pada tali agama-Nya dan tidak terpecah belah. Nilai ini sangat relevan dalam konteks kehidupan sosial kita saat ini, terlebih dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Persatuan dan semangat kebersamaan adalah kunci menuju kemajuan bersama,” ujar politisi dari Partai Golkar tersebut dengan penuh semangat.
Di sela acara, Hasanuddin juga memanfaatkan momen ini untuk menyosialisasikan salah satu program strategis dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur di bawah kepemimpinan Gubernur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji, yakni Program Gratispol. Program ini dirancang sebagai langkah konkret pemerintah dalam memperluas akses pendidikan secara merata, dari jenjang dasar hingga pendidikan tinggi termasuk Strata 3 (S3), secara gratis bagi masyarakat Kalimantan Timur.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan program ini membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif dari semua elemen masyarakat. “Gratispol bukan hanya sekadar program, tetapi sebuah misi untuk mencetak generasi Kaltim yang cerdas, terdidik, dan mampu bersaing secara global. Tanpa kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan institusi pendidikan, misi ini tidak akan tercapai secara optimal,” tegasnya.
Hasanuddin juga menyampaikan harapannya agar Program Gratispol menjadi jembatan emas bagi anak-anak muda di Kalimantan Timur dalam meraih cita-cita mereka, memperluas wawasan, dan mengembangkan potensi diri sebagai generasi penerus bangsa yang unggul, religius, serta memiliki daya saing tinggi di era globalisasi.
Kegiatan Halalbihalal ini juga menjadi ajang silaturahmi lintas sektor yang menghadirkan sejumlah tokoh penting, di antaranya Asisten II Pemerintah Kota Samarinda Marbanas, Rektor Universitas Mulawarman Abdunnur, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kaltim Muhammad Rasyid, Ketua Yayasan Al Muhajirin Bengkuring Isran Napiah, serta jajaran Camat dan Lurah setempat.
Kehadiran para tokoh ini menunjukkan sinergi nyata antara lembaga keagamaan, akademisi, dan pemerintah daerah dalam mendorong kemajuan bersama. Lebih dari sekadar kegiatan seremonial, Halalbihalal ini mencerminkan komitmen kuat masyarakat Bengkuring dan sekitarnya dalam menjaga nilai-nilai persatuan dan kebersamaan.
Dengan semangat yang terpancar dari acara ini, diharapkan masyarakat Bengkuring dapat terus bersatu dalam mendukung program pembangunan daerah, sekaligus menjadi bagian dari upaya kolektif dalam mewujudkan Kalimantan Timur sebagai provinsi yang cerdas, religius, dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun internasional. (adv)


