Paringin – Pemerintah Kabupaten Balangan resmi mengoperasikan Mal Pelayanan Publik (MPP) Balangan sebagai pusat layanan terpadu bagi masyarakat. MPP ini menyediakan 123 jenis pelayanan yang berasal dari 21 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) serta instansi vertikal dan internal, Selasa (23/12/2025).
Peresmian MPP Balangan dilakukan langsung oleh Bupati Balangan, Abdul Hadi. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pelayanan publik merupakan kewajiban pemerintah sekaligus hak dasar masyarakat yang harus dipenuhi secara maksimal. Kehadiran MPP Balangan dinilai sebagai langkah konkret dalam melakukan reformasi pelayanan publik di daerah.
“Alhamdulillah, hari ini Banua Sanggam memiliki Mal Pelayanan Publik. Ini adalah wujud nyata perubahan pelayanan pemerintah agar semakin mudah, cepat, dan berkualitas,” ujar Abdul Hadi.
Ia mengungkapkan, sebelum adanya MPP, masyarakat kerap dihadapkan pada proses administrasi yang memakan waktu karena harus mendatangi sejumlah kantor berbeda. Dengan sistem layanan terintegrasi di MPP, seluruh kebutuhan pelayanan kini dapat diakses dalam satu tempat.
“Masyarakat tidak perlu lagi berpindah-pindah kantor. Cukup datang ke MPP Balangan untuk mengurus berbagai keperluan pelayanan publik,” jelasnya.
MPP Balangan mengusung konsep pelayanan satu pintu yang mengintegrasikan berbagai instansi. Model ini diharapkan mampu memangkas prosedur yang berbelit sekaligus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sesuai tuntutan layanan yang efisien dan responsif.
Sementara itu, Kepala DPMPTSP Kabupaten Balangan, Akhriani, menyampaikan bahwa jumlah layanan di MPP Balangan masih berpotensi bertambah. Sejumlah instansi, seperti Kementerian Hukum dan HAM serta PLN, telah menyatakan minat untuk bergabung meskipun saat ini masih terkendala ketersediaan ruang.
“Kami rencanakan evaluasi gerai pelayanan setelah tiga bulan operasional. Prinsipnya, semua layanan sudah terintegrasi sehingga lebih efisien dari sisi waktu dan tempat,” ujarnya.
Usai peresmian, Bupati Balangan didampingi jajaran perangkat daerah meninjau langsung setiap gerai pelayanan yang tersedia untuk memastikan kesiapan dan kualitas layanan bagi masyarakat.


