BerandaHabar BalanganJembatan Langkap–Raranum Putus Diterjang...

Jembatan Langkap–Raranum Putus Diterjang Banjir Bandang, Aktivitas Warga Terganggu

Terbaru

Jembatan Langkap–Raranum Putus Diterjang Banjir Bandang, Aktivitas Warga Terganggu

Paringin – Jembatan penghubung antara Desa Langkap dan Desa Raranum, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan, mengalami kerusakan parah setelah diterjang banjir bandang beberapa waktu lalu. Infrastruktur tersebut merupakan akses vital yang selama ini menjadi urat nadi aktivitas dan mata pencaharian masyarakat setempat.

Berdasarkan pantauan di lapangan, jembatan tersebut kini sama sekali tidak dapat dilalui, termasuk oleh kendaraan roda dua. Struktur bagian tengah jembatan amblas dan rusak berat, sementara bagian ujung yang menyatu dengan badan jalan turut tergerus derasnya arus banjir.

Kerusakan ini berdampak langsung terhadap mobilitas warga, khususnya dalam mengangkut hasil pertanian serta memenuhi kebutuhan sehari-hari. Selama ini, jembatan tersebut menjadi jalur utama penghubung dua desa untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial masyarakat.

Selain merusak jembatan, banjir bandang juga menyebabkan kerusakan pada kebun-kebun warga. Sejumlah lahan pertanian dilaporkan terdampak cukup serius, bahkan beberapa kebun yang seharusnya memasuki masa panen terpaksa gagal panen akibat terendam banjir.

Ketua RT 01 Desa Langkap, Madi Saputra, menyampaikan keprihatinannya atas kondisi tersebut dan berharap pemerintah daerah dapat segera melakukan penanganan.

“Ini akses utama warga. Kalau tidak segera diperbaiki, aktivitas masyarakat benar-benar lumpuh, terutama untuk mengangkut hasil kebun,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Perkim Kabupaten Balangan, Rina Ariyani, memastikan pihaknya telah menindaklanjuti laporan kerusakan jembatan tersebut.

“Saat ini kami sedang mengupayakan pengadaan material untuk perbaikan jembatan,” kata Rina, Jumat (2/1/2026).

Ia menambahkan, perbaikan jembatan akan dianggarkan melalui dana swakelola jembatan. Dengan demikian, proses penanganan diharapkan dapat segera direalisasikan dalam waktu dekat guna memulihkan akses dan aktivitas masyarakat.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka