Jelang Zakat Fitrah, Penjualan Beras di Pasar Bauntung Banjarbaru Mulai Meningkat
Banjarbaru — Penjualan beras di Pasar Bauntung, Banjarbaru, mulai mengalami peningkatan seiring mendekatnya kewajiban pembayaran zakat fitrah menjelang Hari Raya Idulfitri.
Salah satu pedagang beras di Pasar Bauntung, Awie, mengatakan masyarakat mulai membeli beras untuk zakat fitrah sejak beberapa hari terakhir.
“Sudah sekitar tiga sampai empat hari ini mulai banyak yang membeli untuk fitrah,” ujarnya saat ditemui di tokonya, Jumat (13/03/2026) pagi.
Menurutnya, jenis beras yang dibeli masyarakat umumnya menyesuaikan dengan jenis beras yang biasa mereka konsumsi sehari-hari.
“Kebanyakan yang dibeli itu yang standar, seperti Siam atau Mayang. Biasanya orang membeli sesuai dengan beras yang biasa mereka makan,” jelasnya.
Awie menyebut harga beras di pasaran saat ini relatif aman dan belum mengalami kenaikan signifikan.
“Harganya masih standar, belum ada kenaikan lagi. Mudah-mudahan sampai Lebaran tetap stabil,” katanya.
Ia juga memastikan ketersediaan beras di pasar masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Stok masih aman dan mencukupi,” tambahnya.
Sementara itu, pedagang beras lainnya, Ipul, mengatakan pembelian beras untuk zakat fitrah bahkan sudah mulai terlihat sejak sekitar sepuluh hari terakhir.
“Kurang lebih sudah sekitar sepuluh hari ini mulai ada yang membeli untuk fitrah,” ujarnya.
Menurut Ipul, ketersediaan beras secara umum masih aman, meskipun ada sedikit kendala pasokan untuk beras yang berasal dari luar daerah, khususnya dari Pulau Jawa.
“Kalau stok sebenarnya aman, tapi untuk beras dari Jawa ada sedikit kendala pengiriman,” jelasnya.
Ia juga menyebut beberapa jenis beras mulai mengalami kenaikan harga karena terbatasnya pasokan. Meski demikian, minat masyarakat untuk membeli beras tetap tinggi.
“Memang ada beberapa yang naik, terutama beras Jawa, tapi pembeli tetap ramai,” tutupnya.


