KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten Kapuas memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan event Kapuas Fighter I yang dinilai menjadi momentum penting dalam mendorong lahirnya atlet bela diri berprestasi di daerah.
Mewakili Bupati Kapuas, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan (EKP) Septedy menghadiri langsung kegiatan yang digelar di Wellstrong Combat Sport & Gym, Jalan Trans Kalimantan, Sabtu (25/4).
Dalam sambutannya, Septedy menyampaikan terima kasih kepada pengurus cabang olahraga Mixed Martial Arts (MMA) yang telah menginisiasi kegiatan tersebut. Ia menilai, event perdana ini akan berdampak positif terhadap meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga bela diri, khususnya MMA.

“Ini merupakan kegiatan pertama dan tentu akan sangat mempengaruhi animo masyarakat untuk tertarik mengikuti latihan MMA,” ujarnya.
Ia juga meyakini keberadaan fasilitas latihan yang memadai akan menjadi wadah strategis bagi para atlet, baik yang sudah berpengalaman maupun pemula, untuk mengembangkan kemampuan mereka.
“Kami optimistis tempat ini akan menjadi sarana representatif bagi atlet untuk berlatih dan berkembang,” tambahnya.
Lebih lanjut, Septedy berharap adanya dukungan berkelanjutan dari pemerintah daerah, terutama dalam pemenuhan sarana dan prasarana olahraga, guna menunjang peningkatan prestasi atlet bela diri di Kapuas.
“Dukungan pemerintah sangat penting, mengingat cabang olahraga memiliki keterbatasan. Dengan fasilitas yang memadai, kami yakin atlet Kapuas mampu meraih prestasi lebih baik,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Wellstrong Combat Sport & Gym, Sertu Jamaludin menjelaskan bahwa kegiatan tersebut sekaligus menjadi momen grand opening fasilitas latihan bertajuk Combat Sport Wellstrong.
“Kami ingin mengenalkan bahwa di sini telah tersedia camp latihan pribadi yang menyediakan berbagai fasilitas bela diri sekaligus fitness,” jelasnya.
Untuk memeriahkan pembukaan, pihaknya menggelar pertandingan antar atlet dengan melibatkan 40 peserta dari berbagai daerah, seperti Kapuas, Gunung Mas, Banjarmasin, dan Palangkaraya.
“Pertandingan dibagi dalam dua kategori, yakni tinju dan kickboxing,” katanya.
Ke depan, Jamaludin berharap event ini dapat menjadi ajang penjaringan bibit atlet potensial yang akan dibina sesuai cabang olahraga yang diminati.
“Sekitar 80 persen peserta dipersiapkan sebagai atlet menuju Porprov, sekaligus menambah jam terbang mereka,” pungkasnya. (AHA)


