Harga Oli Mesin di Banjarbaru Naik hingga Rp10 Ribu
Banjarbaru – Kenaikan harga oli mesin sepeda motor mulai dirasakan oleh masyarakat di Kota Banjarbaru. Sejak awal Juni 2026, sejumlah bengkel mencatat adanya peningkatan harga jual oli yang mencapai sekitar Rp10 ribu per botol dibandingkan harga sebelumnya.
Pemilik Bengkel Gemilang Motor, Radityo, mengatakan hampir seluruh merek oli yang dijual mengalami penyesuaian harga. Kenaikan tersebut mulai berlaku sejak 1 Juni 2026.
“Naik semua. Rata-rata sekitar Rp10 ribu per botol. Sebelumnya di kisaran Rp66 ribu sampai Rp67 ribu, sekarang menjadi sekitar Rp76 ribu sampai Rp78 ribu,” ujarnya, Selasa (09/06/2026).
Menurut Radityo, meski harga mengalami kenaikan, aktivitas pelanggan yang datang untuk melakukan penggantian oli masih terbilang normal. Ia menyebut kebutuhan perawatan kendaraan membuat masyarakat tetap melakukan servis rutin meskipun harus mengeluarkan biaya lebih besar.
“Untuk konsumen masih stabil saja. Ada yang tahu harga naik, ada juga yang baru tahu saat datang ke bengkel,” katanya.
Radityo mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab kenaikan harga tersebut. Namun berdasarkan informasi yang diterimanya dari distributor, hampir seluruh merek oli mengalami penyesuaian harga.
Dalam sehari, bengkel miliknya rata-rata masih melayani belasan kendaraan untuk berbagai kebutuhan perawatan, termasuk penggantian oli mesin.
Sementara itu, salah seorang pelanggan, Andi, mengaku terkejut dengan kenaikan harga oli yang menurutnya cukup signifikan dalam waktu singkat.
“Dulu biasanya ganti oli sekitar Rp60 ribuan, sekarang sudah Rp70 ribuan lebih. Lumayan terasa naiknya,” ujarnya.
Meski demikian, ia mengaku tidak memiliki banyak pilihan karena penggantian oli merupakan bagian penting dalam perawatan kendaraan agar performa mesin tetap terjaga.
“Mau tidak mau tetap harus ganti. Kalau tidak dirawat, nanti justru bisa merusak mesin motor,” tutupnya.
