Pencarian Duta Daerah: Audisi Nanang Galuh Kabupaten Banjar 2026 Resmi Dimulai
MARTAPURA – Langkah awal dalam menjaring putra-putri terbaik daerah melalui Pemilihan Nanang Galuh Kabupaten Banjar 2026 kini resmi bergulir. Bertempat di Wisma Sultan Sulaiman, Martapura, pada Selasa (9/06/2026), puluhan peserta mulai berkompetisi demi memperebutkan gelar representasi daerah di tingkat provinsi hingga nasional.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Banjar, Hj Nurgita Tiyas, menekankan bahwa ajang ini tidak melulu berfokus pada penampilan fisik para pesertanya. Finalis terpilih nantinya dituntut untuk menjadi figur inspiratif yang mampu mengedukasi publik, khususnya kaum muda.
“Semoga mereka diberikan kemudahan, kelancaran, dan kesehatan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Ketika nantinya berhasil meraih prestasi, jangan lupa ikut membantu pemerintah daerah dalam menyosialisasikan berbagai isu penting seperti pencegahan pernikahan dini, pergaulan bebas, bahaya narkoba, dan lainnya,” ujarnya.
Nurgita menambahkan bahwa kecerdasan, kecakapan berkomunikasi, wawasan luas, serta jiwa kepemimpinan menjadi poin krusial dalam penilaian.
“Menjadi Nanang dan Galuh tidak cukup hanya mengandalkan penampilan. Mereka harus memiliki kecerdasan, kemampuan berbicara di depan publik, perilaku yang baik, serta kapasitas untuk menjadi teladan di masyarakat,” katanya.
Guna menjaga objektivitas dan kualitas hasil seleksi, pihak panitia melibatkan dewan juri profesional dari berbagai bidang, termasuk akademisi.
Di sisi lain, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Banjar, H Irwan Jaya, mengapresiasi besarnya animo generasi muda pada tahun ini. Berdasarkan data akhir pendaftaran, tercatat ada 53 peserta yang ikut ambil bagian, dengan rincian 17 peserta Nanang dan 36 peserta Galuh.
Setelah fase audisi pertama ini, para peserta masih harus melewati berbagai tahapan lanjutan yang cukup padat.
“Setelah tahapan audisi ini selesai, para peserta akan mengikuti sejumlah proses seleksi lanjutan, mulai dari penyampaian materi, wawancara, hingga karantina. Dalam karantina mereka akan mendapatkan berbagai pembekalan, termasuk wawasan pemerintahan, budaya daerah, kepariwisataan, dan pengembangan kapasitas diri,” jelasnya.
Irwan berharap momen ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh kontestan untuk menunjukkan bakat dan kapasitas terbaik mereka sebagai calon wajah Kabupaten Banjar di masa depan.
“Manfaatkan kompetisi ini dengan baik, tingkatkan kemampuan dan kepercayaan diri. Kami berharap dari ajang ini lahir putra-putri terbaik yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Banjar di tingkat yang lebih tinggi,” pungkasnya.
