RANTAU – Seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Tapin Tahun 2026 resmi dimulai. Sebanyak 146 pelajar dari 13 sekolah bersaing ketat memperebutkan posisi sebagai anggota paskibraka.
Seleksi yang dipusatkan di Stadion Datu Muning Rantau ini berlangsung selama lima hari, mulai 7 hingga 11 April 2026.
Dari total pendaftar, hanya 110 peserta yang dinyatakan lolos seleksi administrasi, terdiri dari 59 putra dan 51 putri. Mereka kini harus melewati berbagai tahapan seleksi lanjutan yang cukup ketat.
Kepala Badan Kesbangpol Tapin, H. Akhmad Sofyan, menegaskan proses seleksi dilakukan secara berjenjang dengan prinsip objektif dan transparan.
“Seleksi ini untuk menjaring 47 orang terbaik, terdiri dari 25 putra dan 22 putri. Mereka nantinya dipersiapkan tidak hanya di tingkat kabupaten, tetapi juga provinsi hingga nasional,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).
Adapun tahapan seleksi dimulai dari Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Intelegensi Umum (TIU), dilanjutkan tes kesehatan, parade dan Peraturan Baris Berbaris (PBB), kesamaptaan, hingga tes kepribadian.
Sofyan menambahkan, seleksi tidak hanya menguji kemampuan fisik, tetapi juga mental, karakter, serta wawasan kebangsaan peserta.
Sementara itu, Pelatih Paskibraka Tapin, Ahmad Syarnobi, menyebut para peserta telah melakukan persiapan sejak di sekolah masing-masing sebelum mengikuti seleksi tingkat kabupaten.
“Alhamdulillah, adik-adik sudah mempersiapkan diri dari awal. Sekarang tinggal kita pastikan siapa yang terbaik untuk mewakili Tapin ke tingkat provinsi,” katanya.
Ia menegaskan, proses seleksi tahun ini berlangsung lebih ketat dibanding sebelumnya, guna menjaring peserta yang benar-benar berkualitas.
“Persaingan sangat ketat, dan kami pastikan seleksi ini objektif tanpa titipan. Penilaian juga langsung terintegrasi dengan sistem pusat, sehingga hasilnya transparan,” tegasnya.
Dirinya berharap peserta terpilih nantinya mampu memberikan penampilan terbaik pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
“Harapan kami, yang terpilih benar-benar yang terbaik dan mampu mengharumkan nama Kabupaten Tapin di tingkat provinsi bahkan nasional,” tutupnya.
