BerandaHabar BalanganBASARUAN IV Libatkan Berbagai...

BASARUAN IV Libatkan Berbagai Pihak Jaga Kelestarian Sungai Balangan

Terbaru

PARINGIN – Komunitas Jelajah Balangan kembali menggelar kegiatan Babarasih Aliran Sungai Balangan (BASARUAN) IV dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Kegiatan berlangsung di Desa Balang, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan, Sabtu (20/6/2026).

Memasuki tahun keempat pelaksanaannya, BASARUAN menjadi agenda rutin yang mengusung aksi nyata pelestarian lingkungan. Selama dua hari, peserta melakukan penanaman pohon di bantaran sungai, pelepasan benih ikan, hingga pengarungan Sungai Balangan sambil membersihkan dan memilah sampah yang ditemukan di sepanjang aliran sungai.

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, instansi terkait, perusahaan, komunitas, hingga masyarakat setempat.

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Balangan, Muhammad Nor, mengatakan BASARUAN merupakan bentuk kepedulian bersama dalam menjaga kebersihan dan kelestarian Sungai Balangan.

“Selain mengikuti pengarungan menggunakan lanting, para peserta juga melakukan pemilahan sampah yang ditemukan di sepanjang aliran sungai. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjadi contoh bagi masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan sungai,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana BASARUAN IV, Muhammad Anas Alfatihah, menjelaskan hari pertama kegiatan difokuskan pada penanaman sekitar 100 bibit pohon di bantaran sungai. Setelah itu, peserta melanjutkan aksi bersih sungai dan pelepasan benih ikan ke Sungai Balangan.

“Pada hari kedua, kami melanjutkan pengarungan sungai sekaligus pemilahan sampah, khususnya sampah plastik yang nantinya akan ditimbang dan dimanfaatkan kembali,” katanya.

Menurut Anas, BASARUAN IV diikuti 18 lanting yang menyusuri aliran Sungai Balangan dengan titik akhir di Desa Kusambi Hulu, Kecamatan Lampihong.

Ia berharap dukungan terhadap kegiatan serupa terus meningkat, terutama dalam penyediaan sarana dan prasarana pendukung agar lebih banyak masyarakat, komunitas, maupun lembaga swadaya masyarakat yang dapat berpartisipasi.

“Harapan kami ke depan, semakin banyak pihak yang terlibat sehingga upaya menjaga kelestarian sungai dapat dilakukan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Anas juga mengajak masyarakat, khususnya yang bermukim di sekitar bantaran sungai, untuk menjaga daerah aliran sungai dengan tidak menebang pohon di tepian sungai, tidak membuang sampah ke sungai, serta mengelola limbah rumah tangga secara baik dan bertanggung jawab.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka