PARINGIN – Pemerintah Kabupaten Balangan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan keagamaan melalui penyaluran bantuan pendidikan bagi santri Pondok Pesantren (Ponpes) Ryadhul Muhibbin Tahun Anggaran 2026. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Balangan H Abdul Hadi, S.Ag., S.I.Kom., di lingkungan Ponpes Ryadhul Muhibbin.
Kegiatan ini turut dihadiri Pimpinan Ponpes Ryadhul Muhibbin Guru H Subari, Kapolres Balangan, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Balangan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Balangan, Kabag Humas Balangan, sejumlah organisasi, serta para santri beserta wali santri.
Dalam sambutannya, Pimpinan Ponpes Ryadhul Muhibbin Guru H Subari menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian Pemerintah Kabupaten Balangan terhadap dunia pendidikan pesantren.

Ia mengatakan, kehadiran Bupati Balangan memberikan kebahagiaan tersendiri bagi para santri maupun wali santri, terlebih dengan adanya bantuan pendidikan yang diterima para santri sebesar Rp3 juta hingga Rp3,5 juta, disesuaikan dengan jenjang pendidikan masing-masing.
Guru H Subari juga menjelaskan bahwa biaya operasional pendidikan dan sosial di Ponpes Ryadhul Muhibbin mencapai Rp750 ribu per bulan untuk setiap santri. Dari jumlah tersebut, pondok pesantren bersama para jemaah memberikan subsidi sebesar Rp400 ribu per bulan, sementara kebutuhan makan santri sebanyak tiga kali sehari ditanggung secara gratis oleh pihak pesantren.
“Alhamdulillah, bantuan pendidikan ini sangat membantu meringankan beban para santri dan wali santri. Atas nama keluarga besar Pondok Pesantren Ryadhul Muhibbin, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Balangan,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Balangan H Abdul Hadi menegaskan bahwa program bantuan pendidikan bagi santri merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan berbasis keagamaan.
Ia mengungkapkan, program tersebut telah berjalan sejak tahun lalu dan terus berlanjut hingga 2026. Tahun ini, sebanyak 2.750 santri asal Kabupaten Balangan menerima bantuan pendidikan, dengan 195 orang di antaranya merupakan santri Ponpes Ryadhul Muhibbin.
Selain di Ponpes Ryadhul Muhibbin, bantuan juga diberikan kepada santri yang menempuh pendidikan di sejumlah pondok pesantren lainnya, seperti Ponpes Hadramaut, pondok pesantren di Pasuruan, Jawa Timur, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), hingga Martapura.
“Bantuan ini kami harapkan dapat menjadi penyemangat bagi para santri untuk lebih giat belajar dan menimba ilmu di pesantren. Insya Allah program ini akan terus kami lanjutkan setiap tahun sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Balangan terhadap pendidikan keagamaan,” kata Abdul Hadi.
Melalui program bantuan pendidikan santri ini, Pemerintah Kabupaten Balangan berharap semakin banyak generasi muda yang dapat menempuh pendidikan di pesantren tanpa terbebani persoalan biaya, sekaligus mencetak sumber daya manusia yang berakhlak mulia, berilmu, dan mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah.
