Truk Bermuatan Minuman Terbalik di Jalur Sungai Ulin–Mataraman, Seorang Perempuan Meninggal Dunia
Banjarbaru – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah truk bermuatan minuman kemasan terjadi di Jalan Sungai Ulin–Mataraman, Kota Banjarbaru, Selasa (23/06/2026) pagi. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang perempuan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi di lapangan, kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi DA 8264 TAH yang dikemudikan sopir dengan inisal J melaju dari arah Banjarbaru menuju Mataraman.
Saat memasuki ruas jalan menurun dan menikung, kendaraan tersebut diduga mengalami pecah ban pada bagian belakang sehingga pengemudi kehilangan kendali atas laju truk.
Menurut keterangan J, sesaat setelah ban pecah dirinya berusaha menghindari seorang pejalan kaki yang berada di tepi jalan dengan mengarahkan kendaraan ke sisi kanan. Namun dari arah berlawanan melintas sebuah truk tangki sehingga ia kembali membanting kemudi ke arah kiri.
“Ban pecah saat di tikungan dan turunan. Saya melihat ada orang di samping jalan, kemudian saya mengarahkan kendaraan ke kanan. Di depan ada truk tangki, lalu saya kembali mengarahkan kendaraan ke kiri,” ujarnya.
Truk yang membawa muatan penuh tersebut kemudian oleng sebelum akhirnya terbalik di sisi kiri jalan. Dalam kejadian itu, seorang perempuan yang berada di sekitar lokasi tertimpa kendaraan dan meninggal dunia.
J mengaku baru mengetahui adanya korban setelah berhasil keluar dari kabin truk yang terbalik dan mendapat informasi dari warga sekitar.
“Saya baru tahu setelah diberi tahu warga bahwa ada korban di belakang truk,” katanya.
Proses identifikasi korban sempat mengalami kendala karena tidak ditemukan kartu identitas di lokasi kejadian. Namun tidak lama kemudian, keluarga korban datang ke tempat kejadian setelah menerima informasi dari masyarakat.
Jenazah korban selanjutnya dievakuasi menuju Instalasi Pemulasaraan Jenazah Rumah Sakit Idaman Banjarbaru untuk penanganan lebih lanjut.
Sementara itu, petugas Satlantas Polres Banjarbaru telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan sejumlah saksi guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Hingga kini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.


