BerandaPendidikanEmpat Bakal Calon Rektor...

Empat Bakal Calon Rektor ULM Lolos Verifikasi Administrasi, Pemungutan Suara Digelar 26 Agustus

Terbaru

BANJARMASIN – Tahapan pemilihan Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) periode 2026–2030 memasuki fase berikutnya. Panitia Pemilihan Rektor resmi menetapkan empat bakal calon yang lolos verifikasi administrasi setelah proses pendaftaran yang sebelumnya diperpanjang hingga tiga kali.

Keempat bakal calon yang dinyatakan memenuhi syarat administrasi tersebut yakni Dr. Iwan Alfanie, Prof. Ahmad Alim Bachri, Prof. Muthia Elma, dan Dr. H. Rusmansyah. Seluruhnya dipastikan berhak melanjutkan ke tahapan berikutnya.

Pengumuman tersebut disampaikan Ketua Panitia Pemilihan Rektor ULM, Prof. Ifrani, didampingi Sekretaris Panitia Prof. Rusma Noortyani, dalam konferensi pers di Kampus ULM Banjarmasin, Rabu (1/7/2026).

Prof. Ifrani menjelaskan, masing-masing bakal calon menyerahkan berkas pendaftaran sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Dr. Iwan Alfanie menjadi pendaftar pertama pada 29 Mei, disusul Prof. Ahmad Alim Bachri pada 3 Juni, Prof. Muthia Elma pada 7 Juni, dan Dr. H. Rusmansyah sebagai pendaftar terakhir.

“Seluruh dokumen telah melalui proses verifikasi dan dinyatakan memenuhi syarat untuk mengikuti tahapan selanjutnya,” ujar Prof. Ifrani.

Menurutnya, saat ini panitia membuka masa sanggah yang berlangsung pada 1 hingga 6 Juli 2026. Hingga hari pertama pelaksanaan, belum ada keberatan maupun sanggahan yang diajukan terhadap hasil verifikasi administrasi para bakal calon.

Setelah masa sanggah berakhir, tahapan berikutnya adalah penyampaian visi, misi, dan program kerja dari masing-masing bakal calon yang dijadwalkan berlangsung pada 20–25 Juli 2026.

Prof. Ifrani menjelaskan, pemilihan Rektor ULM akan melibatkan 165 anggota Senat ULM yang memiliki hak suara. Selain itu, Menteri atau pejabat yang ditunjuk sebagai wakil kementerian juga memiliki porsi suara sebesar 35 persen sesuai ketentuan yang berlaku.

Pemungutan suara dijadwalkan berlangsung pada 26 Agustus 2026, dengan melibatkan anggota Senat ULM bersama Menteri atau pejabat yang ditunjuk sebagai wakil kementerian.

“Hasil pemilihan nantinya dituangkan dalam berita acara dan disampaikan kepada kementerian sebagai dasar penetapan rektor terpilih,” jelasnya.

Panitia menargetkan seluruh proses administrasi pemilihan selesai pada September 2026. Sementara pelantikan Rektor ULM periode 2026–2030 dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026, menyesuaikan dengan berakhirnya masa jabatan rektor saat ini.

Prof. Ifrani berharap seluruh tahapan pemilihan dapat berjalan lancar, transparan, dan sesuai ketentuan, sehingga menghasilkan pemimpin terbaik yang mampu membawa Universitas Lambung Mangkurat semakin maju pada periode 2026–2030.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka