Tragedi Pikap Pengangkut Buku Terbalik di Banjar, Satu Nyawa Melayang
SIMPANG EMPAT – Sebuah insiden nahas merenggut satu korban jiwa di wilayah Kabupaten Banjar. Pada Sabtu (25/7/2026) pagi sekitar pukul 09.15 Wita, sebuah mobil pikap jenis Daihatsu Gran Max yang memuat tumpukan buku mengalami kecelakaan tunggal. Kendaraan tersebut hilang kendali hingga akhirnya terbalik di ruas Jalan Ahmad Yani Km 67,5, tepatnya di kawasan Desa Cabi, Kecamatan Simpang Empat.
Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, pikap dengan nomor registrasi DA 8172 EK tersebut sedang menempuh perjalanan dari arah Hulu Sungai dengan tujuan Martapura. Mobil tersebut dikendarai oleh Muhammad Ali (54), seorang warga asal Muara Tapus, Amuntai.
Kapolsek Simpang Empat AKP Dede Suprianto, yang mewakili Kapolres Banjar AKBP Dr. Fadli, memberikan penuturan mengenai kronologi kecelakaan tersebut.
“Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan diduga mengalami oleng dan lepas kendali hingga akhirnya terbalik di tengah jalan. Peristiwa ini merupakan kecelakaan tunggal,” ujar Dede Suprianto.
Diketahui, pikap tersebut membawa total empat orang yang terdiri dari sang sopir dan tiga orang penumpang. Benturan keras akibat terbaliknya mobil menyebabkan satu korban meninggal dunia, sementara tiga orang lainnya berhasil selamat dan langsung mendapatkan perawatan medis akibat luka ringan yang diderita.
Untuk mengusut tuntas penyebab pasti insiden ini, AKP Dede menambahkan bahwa penanganan kasus telah diserahkan sepenuhnya kepada petugas piket Unit Gakkum Satuan Lalu Lintas Polres Banjar guna penyelidikan lebih mendalam.
Sebagai langkah pencegahan, pihak kepolisian kembali mengingatkan masyarakat pengguna jalan raya untuk senantiasa memastikan kendaraan dalam kondisi laik pakai sebelum bepergian. Pengemudi juga diimbau untuk menjaga tingkat konsentrasi selama menyetir dan mengatur laju kendaraan sesuai dengan medan jalan demi menekan angka kecelakaan lalu lintas.
