KKN Berakhir, 234 Mahasiswa UNBL Tinggalkan 31 Desa di Tanah Laut
PELAIHARI – Sebanyak 234 mahasiswa Universitas Borneo Lestari (UNBL) mengakhiri rangkaian Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Tahun Akademik 2026/2027 di Kabupaten Tanah Laut.
Prosesi penutupan sekaligus penjemputan mahasiswa berlangsung di Aula Rakat Mufakat Hutan Jati, Pelaihari, Senin (24/8/2026).
Selama menjalankan program pengabdian, para mahasiswa disebar ke 31 desa yang berada di Kecamatan Takisung, Batu Ampar dan Panyipatan.
Peserta KKN-PPM tersebut berasal dari empat program studi, yakni S1 Farmasi, S1 Administrasi Rumah Sakit, S1 Gizi dan S1 Manajemen.
Program tahun ini mengangkat tema “Desa Sehat Berdaya, Inovasi Layanan Kesehatan dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal.” Tema tersebut menjadi dasar bagi mahasiswa dalam menyusun dan menjalankan kegiatan sesuai kompetensi akademik masing-masing.
Tidak hanya berorientasi pada layanan kesehatan, mahasiswa juga terlibat dalam kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan potensi ekonomi masyarakat desa.
Selama berada di lokasi KKN, mahasiswa berinteraksi langsung dengan masyarakat untuk mengidentifikasi kebutuhan sekaligus menggali potensi yang dapat dikembangkan di masing-masing wilayah.
Kegiatan tersebut juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menguji penerapan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan dalam kondisi nyata di tengah masyarakat.
Mewakili Bupati Tanah Laut, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Abdillah, menyampaikan apresiasi kepada UNBL atas pelaksanaan KKN-PPM di sejumlah desa di Tanah Laut.
Ia menyebut tema yang diusung dalam kegiatan tersebut memiliki keterkaitan dengan kebutuhan pembangunan masyarakat desa, khususnya pada sektor kesehatan dan pemberdayaan ekonomi.
Menurut Abdillah, pembangunan pedesaan tidak hanya berbicara mengenai penyediaan infrastruktur. Aspek kesehatan masyarakat, kepedulian terhadap lingkungan, pengembangan potensi ekonomi dan peningkatan kemandirian warga juga menjadi bagian dari pembangunan.
Dengan berakhirnya KKN-PPM, pengalaman mahasiswa selama berinteraksi dengan masyarakat diharapkan dapat menjadi bagian dari proses pembelajaran sekaligus memberikan kontribusi bagi desa yang menjadi lokasi pengabdian.

