KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Rapat Kerja (Raker) Majelis Daerah Agama Hindu Kaharingan (MD-AHK) dan Lembaga Pengembangan Tandak Intan Kaharingan (LPT-IK) Kabupaten Kapuas Tahun 2026. Agenda keagamaan daerah tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kapuas Dodo mewakili Bupati Kapuas HM Wiyatno di Balai Basarah Agama Hindu Kaharingan, Jalan Melati Kuala Kapuas, Kamis (5/11/2026) pagi.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Umum Majelis Besar Agama Hindu Kaharingan (MB-AHK) Pusat Palangka Raya Drs. Walter S. Penyang, Ketua LPT-IK Pusat Palangka Raya Parada LKDR, S.Ag., M.Si., Ketua MD-AHK Kabupaten Kapuas Sulatin, S.Pd., Ketua LPT-IK Kabupaten Kapuas Untung, S.Pd., MA, perwakilan Kemenag Kapuas, pengurus PHDI, DAD, FKUB, Damang Kepala Adat Kecamatan Selat, serta jajaran pengurus dari tingkat kabupaten hingga kecamatan se-Kabupaten Kapuas.
Membacakan sambutan tertulis Bupati Kapuas HM Wiyatno, Wakil Bupati Kapuas Dodo menyampaikan empat poin penekanan strategis bagi pengurus MD-AHK dan LPT-IK. Pertama, penguatan pembinaan umat dan generasi muda Hindu Kaharingan agar memiliki kecintaan terhadap seni keagamaan serta membentuk karakter yang berakhlak mulia, cerdas, dan tangguh. Kedua, penyusunan program kerja yang membumi, realistis, dan terukur yang menyentuh langsung kebutuhan umat di tingkat kecamatan dan desa.
“Ketiga, tingkatkan sinergitas dan keselarasan program kerja lembaga keagamaan dengan Pemerintah Daerah. Dan keempat, marilah kita merawat kerukunan interen maupun antarumat beragama di Kabupaten Kapuas dengan senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai falsafah Huma Betang demi mewujudkan masyarakat yang harmonis, aman, dan sejahtera,” ujar Wabup Dodo.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua LPT-IK Pusat Palangka Raya Parada LKDR, S.Ag., M.Si. dan Ketum MB-AHK Pusat Drs. Walter S. Penyang menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemkab Kapuas terhadap pembinaan keagamaan Hindu Kaharingan. Pihaknya mendorong penguatan tradisi persembahyangan (basarah) serta kesiapan kontingen Kabupaten Kapuas untuk menyongsong Festival Tandak Intan Kaharingan (FTIK) Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2027 di Palangka Raya.
Raker mengusung tema “Dengan Semangat Penyang Hinje Simpei Kita Tingkatkan Kualitas Kelembagaan Hindu Kaharingan”. Pelaksanaan Raker terbagi menjadi dua tahapan agenda, yaitu Raker MD-AHK pada 4–6 November 2026 dan Raker LPT-IK pada 6–8 November 2026, yang diikuti sebanyak 93 peserta perwakilan pengurus kecamatan dan majelis kelompok se-Kabupaten Kapuas.
