BerandaHabar Provinsi KalselKalsel Expo 2026 Resmi...

Kalsel Expo 2026 Resmi Dibuka, 325 Stan Siap Dorong UMKM Banua Tembus Pasar Lebih Luas

Terbaru

BANJARBARU – Kalsel Expo 2026 resmi dibuka di Kompleks Perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (12/8/2026). Ajang tahunan yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalsel ini hadir dengan skala lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya.

Pembukaan dilakukan Gubernur Kalsel H Muhidin didampingi Ketua TP PKK Kalsel Hj Fathul Jannah Muhidin, serta Wakil Gubernur Kalsel H Hasnuryadi Sulaiman bersama Ketua BKOW Kalsel drg Ellyana Trisya Hasnuryadi.

Kalsel Expo 2026 menghadirkan sebanyak 325 stan. Dari jumlah tersebut, 100 stan secara khusus diperuntukkan bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Kegiatan berlangsung hingga 18 Agustus 2026, setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WITA.

Tidak sekadar menjadi ajang pameran, Kalsel Expo dirancang sebagai ruang promosi pembangunan, perdagangan dan investasi sekaligus membuka peluang kolaborasi bagi pelaku usaha di Banua.

Dalam sambutan Gubernur Kalsel H Muhidin yang dibacakan Ketua TP PKK Kalsel Hj Fathul Jannah Muhidin, disampaikan bahwa Kalsel Expo terus berkembang menjadi ruang strategis yang mempertemukan produk unggulan, kreativitas, pelaku usaha, investasi dan peluang kerja sama.

“Kalsel Expo semakin berkembang sebagai ruang yang mempertemukan produk, kreativitas, investasi, dunia usaha, dan peluang kerja sama,” ujar Gubernur H Muhidin.

Menurutnya, keberadaan UMKM memiliki posisi penting dalam menggerakkan perekonomian daerah. Karena itu, produk lokal Kalsel harus terus diperkuat agar memiliki daya saing dan mampu menembus pasar yang lebih luas.

“Kita ingin produk UMKM Banua dikenal lebih luas, dari pasar daerah dan nasional hingga pasar internasional,” katanya.

Namun, untuk mencapai target tersebut, peningkatan kualitas produk menjadi tantangan yang harus dijawab para pelaku usaha.

Gubernur menekankan pentingnya pembenahan kemasan, pemenuhan sertifikasi, standardisasi hingga kesiapan produk untuk memenuhi kebutuhan pasar nasional dan internasional.

“Tantangan kita adalah meningkatkan kualitas, memperbaiki kemasan, memenuhi sertifikasi dan standardisasi, serta menyiapkan produk untuk pasar nasional dan internasional,” tegasnya.

Kalsel Expo 2026 juga mendapat perhatian melalui kehadiran Kedutaan Besar Republik Islam Iran. Kehadiran tersebut diharapkan tidak berhenti pada pertukaran informasi, tetapi dapat berkembang menjadi kerja sama ekonomi yang konkret.

“Kita ingin hubungan antar daerah dan antarnegara diterjemahkan menjadi kerja sama konkret yang memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujar Muhidin.

Ia pun mengajak para pelaku usaha memanfaatkan momentum Kalsel Expo untuk memperluas jejaring bisnis, mencari mitra baru dan membuka akses pasar.

“Bangun jejaring, buka komunikasi, temukan mitra baru, dan tindak lanjuti setiap peluang kerja sama,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kalsel Ahmad Bagiawan mengatakan Kalsel Expo menjadi wadah untuk menampilkan berbagai capaian pembangunan sekaligus memperkuat daya saing UMKM dan mempertemukan para inovator.

“Tujuannya menggambarkan hasil pembangunan, mendorong daya saing UMKM, serta menjadi wadah berbagi pengalaman dan pengetahuan antar-inovator,” kata Ahmad.

Sebanyak 325 stan dalam expo tahun ini diisi beragam peserta, mulai dari organisasi perangkat daerah lingkup Pemprov Kalsel, pemerintah kabupaten/kota, instansi vertikal, BUMN dan BUMD, swasta, organisasi, lembaga keuangan hingga Kedutaan Besar Iran.

Antusiasme peserta juga terlihat dari seluruh stan yang tersedia terisi penuh.

“Dari 325 stand yang disediakan, seluruhnya terisi 100 persen,” ungkap Ahmad.

Ia berharap Kalsel Expo 2026 dapat memberikan dampak nyata terhadap pengembangan usaha daerah, terutama dalam membuka peluang kerja sama dan memperluas akses pasar produk-produk lokal.

“Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, terutama Bapak Gubernur H Muhidin atas petunjuk dan arahannya,” ucapnya.

Pembukaan Kalsel Expo 2026 turut dihadiri Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, jajaran Forkopimda Kalsel beserta istri, Ketua DWP Kalsel Hj Masrupah Syarifuddin, para bupati, wakil bupati dan wali kota se-Kalimantan Selatan beserta istri.

Turut hadir pejabat pimpinan tinggi pratama, Tenaga Ahli Gubernur, pimpinan dunia usaha dan perbankan serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Dengan berlangsungnya expo hingga 18 Agustus mendatang, Kalsel Expo 2026 diharapkan tidak hanya menjadi etalase produk Banua, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi lahirnya investasi, kemitraan dan pasar baru bagi pelaku usaha Kalimantan Selatan.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka