Kuala Kapuas — Momentum pergantian tahun 2025–2026 di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, diwarnai aksi kemanusiaan. Pemerintah Kabupaten Kapuas bersama masyarakat berhasil menghimpun donasi sekitar Rp200 juta dalam kegiatan malam pisah sambut tahun yang dirangkai dengan doa bersama dan Konser Amal untuk Sumatera–Aceh di Stadion Panunjung Tarung, Rabu malam.
Bupati Kapuas, Muhammad Wiyatno, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian dan solidaritas masyarakat Kapuas terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana.
“Duka mereka adalah duka kita bersama. Melalui konser amal ini, kita ingin menunjukkan bahwa masyarakat Kapuas memiliki empati yang tinggi. Setiap bantuan, sekecil apa pun, sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan,” ujarnya.
Menurut Wiyatno, perayaan tahun baru kali ini sengaja dikemas berbeda dengan menghadirkan konser amal, sehingga selain menjadi ajang hiburan, juga memberikan manfaat nyata bagi sesama.
Ia juga mengingatkan bahwa pergantian tahun bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk melakukan refleksi atas perjalanan pembangunan daerah sepanjang 2025.
“Pergantian tahun ini menjadi saat yang tepat untuk evaluasi. Berbagai tantangan dan capaian telah kita lalui bersama. Atas nama Pemerintah Kabupaten Kapuas, saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah berkontribusi dalam pembangunan dan menjaga kondusivitas daerah,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Pemkab Kapuas bersama jajaran pimpinan daerah turut menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp50 juta. Sementara donasi dari masyarakat yang terkumpul selama kegiatan mencapai sekitar Rp200 juta dan masih terus bertambah.
Kegiatan tersebut semakin semarak dengan penampilan sejumlah musisi dan band, seperti Tipe-X, Kodim Band, Bigboss, dan Kapuas Bersinar Band. Selain itu, ditampilkan pula pertunjukan seni budaya daerah, mulai dari tari pesisir hingga tari pedalaman.
Meski sempat diguyur hujan di awal acara, antusiasme masyarakat tidak surut. Kegiatan tetap berlangsung tertib hingga selesai, bahkan semakin ramai setelah hujan reda.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Kapuas berharap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial terus tumbuh, sekaligus menjadi awal yang baik dalam menyongsong tahun 2026 menuju Kapuas yang lebih berdaya saing, sejahtera, indah, aman, dan religius.


