BerandaHabar BanjarPemkab Banjar Kebut Restorasi...

Pemkab Banjar Kebut Restorasi Gerbang Sekumpul Senilai Rp 1,6 Miliar, Desain Asli Tetap Dipertahankan

Terbaru

Pemkab Banjar Kebut Restorasi Gerbang Sekumpul Senilai Rp 1,6 Miliar, Desain Asli Tetap Dipertahankan

​MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar tengah mengebut proses perbaikan salah satu tengaran (landmark) kebanggaan warga Martapura, yakni Gerbang Sekumpul. Lewat Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (DPUPRP), proyek peremajaan ini menitikberatkan pada penggantian material selubung luar serta penebalan struktur rangka agar bangunan tersebut jauh lebih kokoh dan awet.

​Material yang diaplikasikan menggunakan baja galvanis (galvanized steel) khusus luar ruangan (outdoor). Bahan ini dinilai lebih unggul karena ringan, tahan cuaca, warnanya tidak mudah pudar, serta lebih hemat dari segi biaya perawatan dibandingkan material lama.

​Kepala Bidang Cipta Karya DPUPRP Kabupaten Banjar, Iwan Junaidi ST, menegaskan bahwa perbaikan ini sama sekali tidak merombak desain awal gerbang.

​“Pemugaran ini bersifat permanen. Kami fokus pada penggantian material penutup dan penguatan struktur rangka, namun bentuk fisik gerbang tetap dipertahankan sesuai desain aslinya,” ujar Iwan Junaidi saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (14/7/2026).

​Dari total tiga titik akses Gerbang Sekumpul, eksekusi fisik saat ini baru difokuskan pada satu titik dan akan dikerjakan secara bertahap menuju dua gerbang lainnya. Penutup berbahan galvanis tersebut didatangkan dari luar daerah sebagai material pesanan khusus (custom). Tujuannya, agar material dapat terpasang rapi mengikuti lengkungan gerbang tanpa adanya celah sambungan. Meski begitu, pengecualian berlaku untuk gerbang ketiga yang menjulang setinggi 11 meter karena membutuhkan penyambungan bahan.

​“Untuk gerbang yang paling tinggi memang ada sambungan, tetapi posisinya dibuat serapi mungkin sehingga tidak terlihat mencolok dari bawah,” katanya.

​Proyek yang telah bergulir sejak Juli 2026 ini ditargetkan rampung pada November mendatang. Dengan demikian, sebelum memasuki bulan Desember, seluruh gerbang diproyeksikan sudah bisa berfungsi dan memamerkan tampilan barunya. DPUPRP juga memastikan bahwa bangunan yang diserahterimakan dari Kementerian PUPR pada 2024 lalu ini tidak akan mengalami perubahan struktur maupun penambahan bentuk.

​Guna menyempurnakan estetikanya di malam hari, pihak pemerintah merencanakan pemasangan sistem tata cahaya (lighting) pada area kaligrafi gerbang, tanpa menggeser konsep arsitektur yang sudah melekat.

​“Kami berharap pengerjaan selesai tepat waktu sehingga masyarakat dapat menikmati wajah baru Gerbang Sekumpul yang lebih kuat, lebih indah, dan tetap menjadi ikon kawasan,” ujar Iwan.

​Berdasarkan data yang tertera pada papan proyek, perbaikan ini bernaung di bawah program Penyelenggaraan Penataan Bangunan dan Lingkungannya di Daerah Kabupaten/Kota dengan tajuk kegiatan Perbaikan Gerbang Sekumpul.

​Proyek ini mempercayakan CV Bhumi Banua Barokah sebagai kontraktor pelaksana, dengan suntikan dana dari APBD Kabupaten Banjar Tahun Anggaran 2026 senilai Rp1.623.558.100. Merujuk pada kontrak Nomor 03.09.11/A27/KPA-CK/BG-E/DPUPRP/2026, waktu pelaksanaan ditetapkan selama 150 hari kalender dengan jaminan masa pemeliharaan selama 180 hari kalender.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka