BerandaHabar BanjarmasinPeringati Hari Susu Nusantara...

Peringati Hari Susu Nusantara 2026, HIMATERNA ULM Bahas Strategi Kemandirian Susu untuk Ketahanan Pangan Kalsel

Terbaru

Peringati Hari Susu Nusantara 2026, HIMATERNA ULM Bahas Strategi Kemandirian Susu untuk Ketahanan Pangan Kalsel

BANJARMASIN – Dalam rangka memperingati Hari Susu Nusantara Tahun 2026, Himpunan Mahasiswa Peternakan Universitas Lambung Mangkurat (HIMATERNA ULM) menyelenggarakan rangkaian kegiatan edukasi dan kompetisi bertema “Strategi Mewujudkan Kemandirian Susu Banua untuk Mendukung Ketahanan Pangan, Gizi, dan Ekonomi Kalimantan Selatan”.

Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 19–20 Juni 2026 di Ruangan Supardi, Fakultas Pertanian ULM ini meliputi Seminar Umum Nasional serta Lomba Esai Tingkat Nasional. Acara ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan partisipasi generasi muda dalam mendukung pembangunan sektor peternakan, khususnya industri susu lokal di wilayah Banua.

Seminar ini menghadirkan dua narasumber ahli yang memberikan perspektif komprehensif mengenai tantangan dan peluang pengembangan industri susu di Kalimantan Selatan:

drh. Aris Sutomo, M.Sc – Kepala Balai Veteriner Banjarbaru
Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa kunci utama produksi susu berkualitas adalah menjaga kesehatan hewan dan penerapan biosekuriti yang ketat.

“Kesehatan ternak yang terjaga menjadi dasar peningkatan produktivitas dan keberlanjutan usaha. Balai Veteriner Banjarbaru berkomitmen mendukung penyediaan susu yang aman, bermutu tinggi, dan bersumber dari ternak yang sehat melalui pengujian laboratorium yang akurat,” ujarnya.

drh. Sofyan Irawan, M.Pd – Kepala Seksi Produksi dan Pakan Ternak Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalsel
Sementara itu, dari sisi kebijakan pemerintah, drh. Sofyan menjelaskan berbagai program dukungan yang telah diluncurkan, mulai dari peningkatan kapasitas peternak, penyediaan sarana produksi, hingga penguatan kelembagaan peternakan.

Namun ia juga menyampaikan tantangan utama yang dihadapi di Kalimantan Selatan, antara lain: kondisi iklim yang cenderung panas, ketersediaan pakan lokal yang harus terus diperbaiki, serta populasi sapi perah yang masih terbatas.

“Peningkatan produksi susu lokal harus disesuaikan dengan kondisi lingkungan dan potensi yang ada di daerah kita,” tegasnya.

Selain seminar, HIMATERNA ULM juga menggelar Lomba Esai Tingkat Nasional yang dilaksanakan secara daring. Kegiatan ini membuka ruang bagi mahasiswa dan generasi muda dari seluruh Indonesia untuk menuangkan ide inovatif dengan tiga sub-tema utama:
Inovasi dalam pengolahan susu lokal
Peningkatan produksi dan kualitas susu
Penguatan industri hilir serta distribusi susu lokal

Ketua Pelaksana kegiatan, Abdus Shobir, menjelaskan bahwa rangkaian acara ini bukan hanya sekadar kegiatan akademik, tetapi juga menjadi wujud komitmen mahasiswa dalam mendukung pembangunan peternakan berkelanjutan.

“Kami ingin menjadikan acara ini sebagai ruang kolaborasi antara akademisi, pemerintah, praktisi, peternak, dan masyarakat untuk merumuskan langkah nyata menuju kemandirian susu di Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Departemen Keprofesian HIMATERNA ULM menambahkan bahwa peringatan Hari Susu Nusantara kali ini juga dilengkapi dengan aksi sosial berbagi susu gratis sebagai bentuk kepedulian gizi bagi masyarakat.

Melalui semangat Hari Susu Nusantara 2026, HIMATERNA ULM mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjadikan industri susu lokal sebagai pilar penting ketahanan pangan, peningkatan gizi masyarakat, dan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Dengan kolaborasi dan inovasi yang berkelanjutan, kemandirian susu Banua bukan sekadar harapan, melainkan tujuan yang dapat kita wujudkan bersama,” tutupnya.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka