BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru bergerak cepat merespons tantangan cuaca ekstrem di awal tahun 2026. Melalui serangkaian agenda penting, Pemerintah Kota fokus pada penguatan koordinasi internal sekaligus aksi nyata bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir.
Bertempat di Aula Gawi Sabarataan, Pemerintah Kota Banjarbaru menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Pimpinan SKPD periode Januari 2026. Pertemuan ini digelar sebagai upaya menyatukan langkah antar-perangkat daerah agar program dan kebijakan pemerintah berjalan selaras, efektif, dan tepat sasaran.
Selain bertujuan meningkatkan kinerja pelayanan publik, Rakor ini menjadi momentum krusial untuk:
- Memperkuat langkah mitigasi banjir di seluruh wilayah Banjarbaru.
- Mempercepat penyaluran bantuan kepada masyarakat yang terdampak musibah.
- Mendorong inovasi demi terwujudnya pembangunan kota yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.
Menindaklanjuti arahan strategis tersebut, aksi lapangan langsung dilakukan pada Senin, 5 Januari 2026. Mulai pukul 17:45 WITA, bantuan diserahkan secara langsung kepada korban banjir di beberapa titik posko pengungsian serta rumah-rumah masyarakat yang terdampak.

Penyaluran bantuan ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat serta memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi. Tidak hanya memberikan bantuan logistik, tim gabungan juga melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi kesehatan dan keadaan umum masyarakat di lapangan.
Pemerintah Kota Banjarbaru menegaskan komitmennya untuk terus hadir secara responsif dalam memberikan pendampingan serta penanganan pasca-bencana. Melalui semangat #banjarbaruemas, pemerintah berharap seluruh warga senantiasa diberikan kekuatan dan kondisi segera pulih sehingga aktivitas masyarakat kembali normal.
“Diharapkan seluruh warga senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini,” pungkas Walikota Banjarbaru.

