RANTAU – Sebanyak 50 peserta dari berbagai organisasi kemasyarakatan (Ormas) di Kabupaten Tapin mengikuti Sosialisasi Pembinaan Ormas dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi Sinormas, Senin (24/8/2026).
Kegiatan yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tapin tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mendorong tata kelola Ormas yang lebih tertib, transparan, sekaligus beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital.
Kepala Kesbangpol Kabupaten Tapin, H. Sofyan, mengatakan keberadaan Ormas memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah.
Menurutnya, Ormas tidak hanya menjadi wadah berkumpul, tetapi juga berperan sebagai sarana penyaluran aspirasi masyarakat, penggerak swadaya, serta mitra pemerintah dalam menjaga persatuan dan kondusivitas daerah.
“Ormas bukan sekadar wadah berkumpul, melainkan sarana penyalur aspirasi, penggerak swadaya masyarakat, serta pilar utama dalam menjaga kondusivitas, persatuan, dan ketertiban umum di daerah kita,” ujarnya.
Seiring perkembangan teknologi, Kesbangpol Tapin mulai mendorong administrasi Ormas dilakukan secara digital melalui Sinormas atau Sistem Informasi Organisasi Kemasyarakatan.
Aplikasi tersebut dapat dimanfaatkan untuk pendataan, pelaporan keberadaan organisasi hingga laporan kegiatan Ormas sehingga proses administrasi menjadi lebih mudah, efisien dan terintegrasi.
H. Sofyan berharap Bimtek tersebut tidak hanya memberikan pemahaman secara teori, tetapi juga membuat pengurus Ormas mampu mempraktikkan penggunaan aplikasi secara langsung.
“Tidak ada lagi kendala administratif di kemudian hari. Saya berharap para pengurus Ormas dapat menyimak dan mempraktikkan langsung penggunaan Sinormas,” katanya.
Ia menambahkan, tertib administrasi menjadi salah satu hal penting dalam membangun organisasi yang profesional. Dengan sistem digital, pemerintah daerah juga akan lebih mudah melakukan pendataan serta berkoordinasi dengan Ormas.
Selain materi penggunaan Sinormas, peserta juga mendapatkan pembinaan terkait aspek hukum dan keamanan organisasi dengan melibatkan unsur terkait, termasuk Polres Tapin dan Kejaksaan Negeri Tapin.
H. Sofyan juga mengingatkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan Ormas dalam menjaga keamanan, ketertiban serta mencegah potensi konflik di tengah masyarakat.
Sementara itu, sebanyak 50 peserta dari berbagai Ormas di Kabupaten Tapin mengikuti Bimtek yang secara khusus diarahkan untuk meningkatkan kemampuan pengurus dalam melakukan pelaporan organisasi secara digital.
“Tujuannya untuk memudahkan dan lebih efisien dalam pelaksanaan pelaporan keberadaan Ormas dan laporan kegiatan. Semuanya bisa langsung dilaksanakan melalui aplikasi Sinormas,” jelasnya.
Melalui digitalisasi tersebut, Kesbangpol Tapin berharap seluruh Ormas semakin tertib dalam administrasi dan pelaporan. Di sisi lain, keberadaan sistem informasi ini diharapkan memperkuat komunikasi serta koordinasi antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan.
Kegiatan kemudian dibuka secara resmi oleh Kepala Kesbangpol Kabupaten Tapin dengan harapan penerapan Sinormas dapat menjadi langkah awal menuju pengelolaan Ormas yang semakin profesional, tertib dan transparan, sekaligus memperkuat kontribusinya dalam pembangunan Kabupaten Tapin.

