Samarinda – Wakil Ketua I DPRD Kalimantan Timur, Ekti Imanuel, bersama salah satu anggota DPRD Kaltim, Syahariah Mas’ud, turut hadir dalam acara penutupan peluncuran Program Gratispol yang digelar di Plennary Hall GOR Kadrie Oening Sempaja, Samarinda. Acara tersebut menjadi puncak dari rangkaian peluncuran program unggulan yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sebagai bagian dari upaya membangun kesejahteraan masyarakat secara lebih menyeluruh dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Ekti Imanuel menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap Program Gratispol. Ia menilai program ini sebagai sebuah terobosan strategis yang tidak hanya inovatif, tetapi juga sangat menyentuh kebutuhan riil masyarakat di berbagai pelosok Kalimantan Timur. Menurutnya, program tersebut sangat layak mendapat perhatian dan dukungan penuh dari semua elemen daerah, termasuk dari lembaga legislatif.
“Program ini merupakan langkah yang sangat baik dan perlu kita dukung bersama-sama. Saya yakin, semakin banyak masyarakat yang mengenal lebih dekat isi dari Program Gratispol, maka akan semakin besar pula dukungan terhadapnya,” ujar Ekti dalam sambutannya.
Sebagai perwakilan dari lembaga legislatif yang berperan sebagai mitra kerja eksekutif, Ekti menegaskan bahwa DPRD Kalimantan Timur berkomitmen kuat untuk mengawal dan memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Program Gratispol. Menurut politisi dari Partai Gerindra ini, program tersebut sejalan dengan visi dan misi Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji dalam mewujudkan masyarakat Kaltim yang lebih sejahtera dan merata dalam mendapatkan pelayanan dasar.
“DPRD Kaltim tentu tidak akan tinggal diam. Kami akan mendukung penuh pelaksanaan program ini karena tujuannya sangat mulia dan sangat dibutuhkan masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Ekti menyebut bahwa keenam paket utama dalam Program Gratispol sangat relevan dengan kebutuhan dasar warga Kaltim, terutama mereka yang tinggal di wilayah-wilayah yang masih membutuhkan perhatian khusus dalam hal pelayanan publik. Program tersebut mencakup sektor-sektor penting seperti pendidikan, kesehatan, spiritualitas, perumahan, dan konektivitas digital.
“Isi dari program ini sangat menyentuh aspek penting dalam kehidupan masyarakat, mulai dari pendidikan gratis hingga jenjang S3, pelayanan kesehatan yang gratis dan berkualitas, hingga bantuan bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki rumah,” jelasnya. “Tak hanya itu, ada juga fasilitas umrah dan perjalanan spiritual gratis bagi marbut masjid dan penjaga rumah ibadah, seragam sekolah gratis, serta penyediaan internet gratis yang menjangkau seluruh desa di Kalimantan Timur.”
Acara penutupan peluncuran Program Gratispol berlangsung meriah dengan berbagai rangkaian kegiatan yang melibatkan masyarakat luas. Di antaranya adalah parade fashion show yang menampilkan keindahan kain wastra khas Kalimantan Timur, kompetisi Gratispol Got Talent yang menampilkan beragam bakat dari generasi muda, serta pemberian penghargaan dan hadiah kepada para pemenang.
Sejak acara peluncuran dimulai, antusiasme masyarakat begitu luar biasa. Ribuan warga terlihat memadati lokasi acara dan mendatangi stan-stan informasi yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk mengenal lebih jauh setiap paket program yang ditawarkan. Suasana penuh semangat ini mencerminkan harapan besar masyarakat terhadap perubahan positif yang diusung oleh Program Gratispol.
Selain jajaran DPRD Kaltim, acara penutupan ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting daerah, termasuk Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni, pejabat tinggi dari lingkungan Pemprov Kaltim, perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Tim Transisi Kaltim Menuju Generasi Emas, serta masyarakat umum dari Samarinda dan sekitarnya.
Diharapkan, dengan dukungan kuat dari legislatif dan partisipasi aktif masyarakat, Program Gratispol dapat berjalan dengan lancar dan menjadi tonggak penting dalam perjalanan Kalimantan Timur menuju provinsi yang lebih inklusif, maju, dan sejahtera. (adv)


