BANJARMASIN – Untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat di tingkat dasar, Indonesia Study Development (ISD) Kalsel bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Pemkab Tala) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi kader Posyandu se-Kecamatan Pelaihari. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat peran kader dalam mendukung implementasi program Integrasi Layanan Primer (ILP).
Kegiatan Bimtek berlangsung selama empat hari, dari 22 hingga 25 Agustus 2025, dengan mengusung tema “Peran Kader Pelayanan Kesehatan Masyarakat dalam Optimalisasi Program Kinerja Integritas Layanan Primer (ILP)”.
Ketua Pelaksana Bimtek dari ISD Kalsel, Adisa Suzana, menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang agar para kader memahami tugas dan tanggung jawab mereka secara menyeluruh.
“Target utama Bimtek ini adalah agar para kader Posyandu mampu beradaptasi dengan sistem layanan baru, sehingga mereka memiliki kompetensi sesuai standar pemerintah,” jelas Adisa, Sabtu ( 23/08/2025 ), disela acara, yang digelar di Callamus, Rattan In Hotel, Banjarmasin.
Sebanyak 162 kader Posyandu dari lima kelurahan di Kecamatan Pelaihari mengikuti kegiatan ini. Mereka mendapatkan pembekalan terkait 25 kecakapan utama yang harus dikuasai untuk memberikan pelayanan Posyandu secara terpadu.
Untuk memperkuat materi, lima narasumber dihadirkan, antara lain:
- Hj. Dian, Ketua TP PKK Tanah Laut
- Perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan
- Ikatan Dokter Indonesia (IDI)
- Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM)
- Psikolog
Bimtek ini juga menekankan integrasi layanan Posyandu yang kini disatukan dalam satu paket layanan. Materi meliputi penanganan ibu hamil, gizi anak, kesehatan sosial, serta program layanan kesehatan yang distandarkan pemerintah.
Adisa berharap para kader dapat mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh.
“Kami ingin setelah kembali ke wilayah masing-masing, para kader mampu menerapkan ilmu yang sudah didapat sehingga kinerja Posyandu semakin baik,” pungkas Adisa.


