Pelaihari — Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Tanah Laut resmi berakhir pada Minggu (30/11) dengan penutupan yang dipimpin langsung oleh Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, di Algoritma Resto, Pelaihari. Dua unsur pimpinan DPD Golkar Kalsel, Sekretaris H.M. Bambang Heri Purnama dan Bendahara Hj Dewi Damayanti Said, turut hadir mendampingi.
Dalam penutupan tersebut, Hasnuryadi menyoroti besarnya tanggung jawab yang kini diemban ketua terpilih aklamasi, H Agus Prasetya Budiono. Ia menekankan bahwa keputusan Musda harus diterjemahkan ke dalam kerja nyata di lapangan.
“Amanah ini tidak ringan. H Agus harus menunjukkan bahwa mandat kader mampu dibalas dengan kinerja yang dapat dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Hasnuryadi menjelaskan bahwa Musda merupakan wadah evaluasi dan penyegaran organisasi, sehingga seluruh kader di Tanah Laut diharapkan menyatukan langkah mendukung formasi kepengurusan baru. Ia menilai tantangan politik yang semakin dinamis menuntut kepemimpinan yang adaptif, komunikatif, dan mampu memperkuat struktur partai hingga ke tingkat desa.
Ia menambahkan, “Konsolidasi harus menjadi agenda utama. Tanpa kekompakan, program yang sudah disusun tidak akan berjalan maksimal.”
Penutupan Musda XI juga menjadi momentum bagi Golkar Kalsel untuk menegaskan komitmen pendampingan terhadap DPD Golkar Tala. Hasnuryadi yang juga menjabat sebagai Wakil Gubernur Kalsel menyatakan bahwa seluruh elemen partai harus bergerak cepat merespons kebutuhan masyarakat dan memperkuat posisi Golkar di daerah.
“Di bawah kepemimpinan H Agus, kami berharap Golkar Tanah Laut semakin solid dan mampu hadir dengan program-program yang memberikan dampak langsung bagi warga,” tuturnya.
Rangkaian Musda XI Golkar Tala yang berlangsung tertib dan kondusif ini menandai rampungnya proses suksesi. Dengan mandat baru di tangan H Agus Prasetya Budiono, Golkar Tala diharapkan memasuki fase penguatan organisasi dan percepatan pelayanan politik kepada masyarakat.


