BerandaHabar TapinPra Musrenbang Stunting 2026...

Pra Musrenbang Stunting 2026 Digelar, Pemkab Tapin Targetkan Nol Stunting Lima Tahun ke Depan

Terbaru

RANTAU — Pemerintah Kabupaten Tapin mulai mematangkan strategi percepatan penurunan stunting melalui Pra Musrenbang Tematik tingkat kabupaten tahun 2026, Kamis (26/3/2026).

Kegiatan yang digelar di Aula Bappelitbang Tapin ini menjadi langkah awal menyusun arah kebijakan berbasis kolaborasi lintas sektor.

Forum strategis tersebut dibuka langsung oleh Bupati Tapin H. Yamani dan dihadiri Ketua DPRD Tapin Achmad Riduan Syah, Ketua TP PKK Tapin Hj. Faridah Yamani, Sekretaris Daerah Tapin Unda Absori, staf khusus, tenaga ahli bupati, serta seluruh kepala SOPD di lingkungan Pemkab Tapin.

Kepala Bappelitbang Tapin, Meidy Haris Prayoga, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Peraturan Presiden Nomor 71 Tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting, sekaligus menindaklanjuti arahan Kementerian Dalam Negeri terkait aksi konvergensi di daerah.

“Pra musrenbang ini menjadi wadah untuk menyerap saran dan masukan dari para pemangku kepentingan, guna memperkuat aksi konvergensi pencegahan stunting di Tapin,” ujarnya.

Ia menambahkan, seluruh hasil pembahasan dalam forum ini akan dibawa ke Musrenbang RKPD pada akhir Maret 2026, sebagai dasar penyusunan program dan penganggaran yang lebih tepat sasaran.

Sementara itu, Bupati Tapin H. Yamani menegaskan bahwa forum ini tidak hanya berfokus pada evaluasi capaian, tetapi juga merumuskan kebutuhan layanan hingga dukungan anggaran dari tingkat desa sampai kabupaten.

Menurutnya, capaian penurunan stunting di Tapin menunjukkan tren yang sangat positif. Angka stunting berhasil ditekan dari 33,5 persen pada 2021 menjadi 13,2 persen pada 2024, bahkan melampaui target nasional.

“Capaian ini tentu patut kita syukuri. Namun, harus diiringi dengan peningkatan kinerja, terutama dalam pelaporan dan pelaksanaan aksi konvergensi di lapangan,” tegasnya.

Yamani juga menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak, termasuk penguatan peran tim percepatan penurunan stunting serta peningkatan kualitas intervensi langsung kepada masyarakat.

Ia berharap forum ini mampu melahirkan langkah-langkah konkret, terukur, dan berkelanjutan dalam upaya menekan angka stunting.

“Kita menargetkan dalam lima tahun ke depan angka stunting di Tapin bisa mendekati nol persen. Ini butuh komitmen dan kerja bersama dari semua pihak,” pungkasnya.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka