BerandaHabar BanjarbaruDari Sampah Jadi Nilai...

Dari Sampah Jadi Nilai Ekonomi, Bank Sampah Jolali Tumbuh Bersama PLN Peduli

Terbaru

Dari Sampah Jadi Nilai Ekonomi, Bank Sampah Jolali Tumbuh Bersama PLN Peduli

Banjarbaru – Di tengah rangkaian kegiatan media gathering PLN UID Kalselteng tahun 2026, para jurnalis diajak melihat langsung aktivitas Bank Sampah Jolali di Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru pada Rabu (8/4). Kunjungan ini menunjukkan bagaimana pengelolaan sampah mampu memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat melalui dukungan program PLN Peduli.

Bank Sampah Jolali menjadi salah satu contoh pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan yang terus berkembang. Melalui pengelolaan sampah yang terstruktur, masyarakat tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga memperoleh manfaat ekonomi dari sampah yang dikumpulkan.

Salah satu pengelola Bank Sampah Jolali, Margiono, menjelaskan bahwa sampah yang dikumpulkan masyarakat dipilah sesuai jenisnya sebelum ditimbang dan dicatat sebagai tabungan.

“Sampah yang masuk kami pilah terlebih dahulu sesuai jenisnya, kemudian ditimbang dan dicatat sebagai tabungan masyarakat. Dari sini, sampah yang sebelumnya tidak bernilai bisa memberikan manfaat ekonomi,” ujarnya.

Margiono menambahkan, dukungan dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) PLN UID Kalselteng turut membantu pengembangan Bank Sampah Jolali.

“Pengelolaan sampah menjadi lebih optimal dan terorganisir berkat adanya program PLN Peduli ini. Kami sangat terbantu dalam meningkatkan pelayanan kepada warga,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, para jurnalis juga melihat langsung proses pengelolaan sampah serta interaksi dengan masyarakat yang aktif menjadi nasabah bank sampah. Antusiasme peserta terlihat saat menggali informasi terkait mekanisme pengelolaan hingga manfaat yang dirasakan warga.

Apritae dari Kalteng Ekspress mengaku kagum dengan pengelolaan Bank Sampah Jolali yang mampu memberikan nilai ekonomi dari limbah.

“Ini sangat luar biasa, bagaimana sampah yang sebelumnya tidak bernilai bisa diubah menjadi cuan bagi masyarakat. Kegiatan seperti ini menjadi potensi ekonomi dari pengelolaan sampah yang bisa ditiru,” ujarnya.

General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, menyampaikan bahwa program PLN Peduli menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan.

“Melalui program PLN Peduli, kami ingin mendorong masyarakat untuk dapat mengelola potensi di sekitarnya menjadi sesuatu yang bernilai. Tidak hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan,” kata Iwan.

Melalui pengelolaan sampah yang terintegrasi, PLN berharap Bank Sampah Jolali dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Upaya ini juga diharapkan mampu memperkuat kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka